Kompas.com - 11/06/2018, 10:44 WIB
Capella Hotel, Pulau Sentosa, Singapura. Dok.StraitstimesCapella Hotel, Pulau Sentosa, Singapura.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Jepang mengirimkan delegasinya ke Singapura untuk mendukung keberhasilan pertemuan bersejarah antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Pejabat senior Jepang telah tiba di Singapura pada Minggu (10/6/2018). Kedatangan delegasi Jepang sekaligus untuk mengumpulkan informasi mengenai hasil pertemuan Trump dan Kim Jong Un.

"Kebijakan pemerintah Jepang selama ini untuk mendukung keberhasilan pertemuan AS-Korea Utara," kata Kenji Kanasugi, Dirjen Biro Urusan Kementerian Luar Negeri Kawasan Asia dan Oseania.

Baca juga: Sehari Jelang Pertemuan AS-Korut, Trump dan Kim Sudah Berada di Singapura

Kanasugi menyatakan, delegasinya juga akan berkomunikasi secara dekat dengan pejabat AS di Singapura.

Pemerintah Jepang berharap dapat membangun momentum pada acara bersejarah ini guna menemukan solusi mengenai kasus penculikan warganya oleh Korut pada 1970-an hingga 1980-an.

Atas peristiwa penculikan tersebut, hubungan antara kedua negara selalu bersitegang.

Terkait kemungkinan Jepang akan mencari kontak dengan pejabat Korut di Singapura, Kanasugi menyebut belum ada rencana terkait hal itu.

Pemerintah Jepang juga berharap keberhasilan pertemuan Trump-Kim Jong Un akan menjadi awal dari negara tertutup tersebut menyerahkan semua senjata nuklirnya.

Tidak hanya misil balistik antar-benua yang bisa mencapai daratan AS, tapi juga misil jarak pendek yang mampu menghantam Jepang dan Korea Selatan.

Kesibukan aktivitas diplomatik terus meningkat menjelang pertemuan Trump-Kim Jong Un.

Baca juga: Presiden Donald Trump Tiba di Singapura

Sumber-sumber pemerintah Jepang mengklaim, "Negeri Matahari Terbit" itu sedang mempertimbangkan pembicaraan informal dengan Korea Utara dalam forum keamanan internasional di Mongolia, setelah pertemuan Trump-Kim Jong Un.

Seperti diketahui, Trump dan Kim Jong Un akan bertemu pada Selasa (12/6/2018) di Hotel Capella di Pulau Sentosa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X