Sehari Jelang Pertemuan AS-Korut, Trump dan Kim Sudah Berada di Singapura

Kompas.com - 11/06/2018, 06:06 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un AFP/Mandel Ngan and Ed Jones Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pertemuan bersejarah yang dinanti-nantikan antara Presiden AS Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dijadwalkan bakal digelar besok, Selasa (12/6/2018).

Namun demikian, pada Minggu (10/6/2018), kedua pemimpin negara itu telah tiba di Singapura, dalam penerbangan yang terpisah.

Kim Jong Un tiba terlebih dahulu menggunakan pesawat Boeing 747 milik maskapai Air China sekitar pukul 14.40 waktu setempat.

Menurut laporan media Korea Utara, Kim berangkat dengan didampingi Menteri Luar Negeri Ri Yong Ho, Menteri Pertahanan No Kwang Chol dan saudara perempuannya Kim Yo Jong.


Baca juga: Beberapa Hal Terkait Pertemuan Kim dan Trump di Singapura

Sementara Presiden Donald Trump tiba dengan menggunakan pesawat kepresidenan, Air Force One dan mendarat di Pangkalan Angkatan Udara Singapura di Paya Lebar sekitar pukul 20.20 waktu setempat.

Trump berangkat menuju Singapura seusai menghadiri pertemuan KTT G7 di Kanada.

Walaupun sudah sama-sama berada di Singapura, Trump dan Kim diyakini belum akan saling bertatap muka hingga Selasa (12/6/2018) besok dalam pertemuan yang diagendakan di Hotel Capella di Pulau Sentosa.

Rangkaian pertemuan dijadwalkan dimulai pada pukul 09.00 pagi waktu Singapura.

Selama di Singapura kedua pemimpin negara itu akan menginap di hotel yang berbeda. Kim menginap di Hotel St Regis, sementara Trump bermalam di Hotel Shangri-La.

Setibanya di Singapura, Trump mengungkapkan perasaanya akan pertemuan dengan Kim yang menurutnya akan berjalan dengan lancar.

"Sangat bagus," kata Trump singkat saat menjawab pertanyaan wartawan yang telah menunggunya di Pangkalan AU Paya Lebar.

Sebelum pertemuan pada Selasa, kedua pemimpin negara akan menjalani agenda masing-masing, di antaranya Presiden Trump yang akan bertemu dengan Perdana Menteri Singapura.

Baca juga: Kim Jong Un Berterima Kasih kepada PM Singapura

Melansir dari Reuter.com yang mengutip media Korea Utara, KCNA, pertemuan antara Trump dengan Kim pada Selasa (12/6/2018) akan membahas sejumlah isu penting yang telah direncanakan sebelumnya, di antaranya terkait perdamaian di Semenanjung Korea serta denuklirisasi.

Pertemuan tersebut akan menjadi pertemuan bersejarah yang baru pertama kalinya terjadi antara presiden AS dengan pemimpin berkuasa di Korea Utara sejak berakhirnya Perang Korea pada 1953.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X