Kim Jong Un Berterima Kasih kepada PM Singapura

Kompas.com - 10/06/2018, 18:21 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu dengan PM Singapura Lee Hsien Loong di kediaman resminya, Minggu (10/6/2018) malam waktu setempat. AFP/ROSLAN RAHMANPemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu dengan PM Singapura Lee Hsien Loong di kediaman resminya, Minggu (10/6/2018) malam waktu setempat.
|

SINGAPURA, KOMPAS.com - Senyum lebar dan jabat tangan yang hangat mengawali pertemuan antara PM Singapura Lee Hsien Loong dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Minggu (10/6/2018).

PM Lee juga dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump pada Senin (11/6/2018), di kediaman resmi perdana menteri.

"Seluruh dunia terfokus pada pertemuan bersejarah Korea Utara dan AS, dan terima kasih atas upaya tulus Anda, sehingga kita bisa menyelesaikan persiapan pertemuan ini. Dan saya mengucapkan terima kasih kepada Anda," kata Kim Jong Un kepada PM Lee.

Pada Mei lalu, Gedung Putih mengatakan, memilih Singapura menjadi lokasi pertemuan karena faktor keamanan dan kenetralannya.


Baca juga: Beberapa Hal Terkait Pertemuan Kim dan Trump di Singapura

Selain itu, Singapura juga memiliki hubungan diplomatik baik dengan Korea Utara dan Amerika Serikat.

Korea Utara mengakui kemerdekaan Singapura pada 1967 dan memiliki kedutaan besar di negara itu sejak 1970.

Di sisi lain, Singapura telah  membangun hubugan saling percaya dengan Amerika Serikat selama beberapa dekade terakhir.

Singapura juga berpengalaman menggelar pertemuan-pertemuan bersenjarah. Misalnya pada 2015, Singapura menjadi lokasi pertemuan Presiden China Xi Jinping dan Presiden Taiwan Ma Ying-jeou.

Itulah kali pertama pertemuan pemimpin China dan Taiwan digelar sejak Taiwan memisahkan diri pada 1949.

Bagi Presiden Donald Trump pertemuan di Singapura ini merupakan kesempatan terbaik dan satu-satunya bagi kedua negara untuk bekerja sama menuju terciptanya perdamaian.

Baca juga: Jadi Lokasi KTT Kim dan Trump, Apa Keuntungan Bagi Singapura?

Hal tersebut dikatakan Trump beberapa saat sebelum meninggalkan KTT G7 di Kanada untuk menuju ke Singapura.

"Saya merasa Kim Jong Un ingin melakukan sesuatu yang benar bagi rakyatnya dan dia memiliki kesempatan. Dia tak akan memiliki kesempatan kedua," ujar Trump. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X