Beberapa Hal Terkait Pertemuan Kim dan Trump di Singapura

Kompas.com - 10/06/2018, 17:52 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un AFP/Mandel Ngan and Ed Jones Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un

SINGAPURA, KOMPAS.com - Akhirnya setelah melalui banyak perang kata-kata dan ancaman perang, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump akan duduk bersama untuk berdialog.

Pertemuan bersejarah ini akan digelar di Pulau Sentosa, Singapura pada Selasa (12/6/2018). Sebagai pemanasan ada baiknya kita mengetahu beberapa hal terkait pertemuan ini.

Pesawat

Seperti biasa Presiden AS Donald Trump akan menggunakan Air Force One untuk mengantarnya ke Singapura.

Namun, pesawat canggih ini ternyata juga didampingi satu pesawat yang amat mirip yang digunakan sebagai pengalih perhatian.

Baca juga: Repotnya Mengatur Perjalanan Kim Jong Un ke Singapura

Pesawat pengalih ini akan terbang melintasi Singaura dan kemudian mendarat di tempat lain kemungkinan besar Pangkalan AU Amerika Serikat di Jepang.

Nah, pesawat sesungguhnya yang membawa Presiden Trump kemungkinan besar mendarat di Pangkalan AU Singapura Paya Lebar.

Sementara Kim Jong Un selama ini dikabarkan akan menggunakan "pesawat antiknya" Ilyushin 62M untuk terbang ke Singapura.

Namun, ternyata semua kehebohan itu hanyalah pengalih perhatian. Sebab, Kim datang di Singapura dengan menggunakan Boeing 747 milik Air China.

Burger

Ternyata, baik Kim Jong Un dan Donald Trump sama-sama penggemar burger.

Pada 2011, sebuah harian Korea Selatan mengabarkan Kim Jong Il, ayah Kim Jong Un, secara reguler menerbangkan burger McDonald's dari China.

Sementara di AS, berbagai media menulis bahwa Trump adalah penggemar berat Big Macs, burger buatan McDonald's.

Baca juga: Kuliner Bertema Trump dan Kim Muncul di Singapura

Dalam waktu dekat warga Korea Utara bisa mendapatkan gerai McDonald's di Pyongyang setelah sang pemimpin mempertimbangkan untuk mengizinkan waralaba asal AS itu beroperasi di Korut.

Langkah ini diambil sebagai bentuk itikad baik Korea Utara terhadap Amerika Serikat.

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional
Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Trump Kirim 1.000 Tentara ke Timur Tengah, Rusia Peringatkan AS untuk Menahan Diri

Internasional

Close Ads X