Aksi Penikaman di Kereta Shinkansen, 1 Orang Tewas

Kompas.com - 10/06/2018, 16:00 WIB
Ichiro Kojima (22), tersangka pelaku penikaman di atas kereta shinkansen jurusan Tokyo ke Osaka, Sabtu (9/6/2018) malam. JIJI PRESS/AFPIchiro Kojima (22), tersangka pelaku penikaman di atas kereta shinkansen jurusan Tokyo ke Osaka, Sabtu (9/6/2018) malam.
|

TOKYO, KOMPAS.com - Seorang pria ditahan di wilayah tengah Jepang setelah melakukan serangan pisau di sebuah kereta peluru.

Akibat serangan yang terjadi pada Sabtu (9/6/2018), satu orang tewas dan dua lainnya terluka.

Tersangka, diidentifikasi bernama Ichiro Kojima, melakukan serangan pada sekitar pukul 22.00 di atas kereta api Shinkansen jurusan Tokyo ke Osaka.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung naik ke kereta api berpenumpang 880 orang itu  melakukan perhentian darurat di stasiun Odawara.

Baca juga: Lelaki Berpisau Lakukan Penyerangan di Atas Kereta Shinkansen

Saat masuk ke dalam kereta, polisi menemukan tersangka sedang menindih seorang pria yang tergeletak tak sadarkan diri di lantai gerbong dengan sebilah pisau menancap di pahanya.

Polisi kemudian menangkap pria berusia 22 tahun itu dan langsung dijerat dengan dakwaan melakukan percobaan pembunuhan.

"Seorang penumpang pria dibawa ke rumah sakit tetapi dia meninggal dunia kemudian," kata juru bicara kepolisian.

Sejumlah kabar menyebut, dua orang perempuan berusia 20-an juga terluka dalam insiden itu. Namun, luka keduanya tidak membahayakan jiwa.

Lembaga penyiaran publik NHK mengabarkan, kepada penyidik tersangka mengatakan dia merasa frustrasi dan ingin membunuh seseorang.

Tersangka menambahkan, masih menurut NHK, dia menggunakan setidaknya dua bilah pisau dalam melakukan aksinya.

Halaman:


Sumber SCMP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X