Serangan Misil dari Houthi Tewaskan Dua Warga Sipil Arab Saudi

Kompas.com - 10/06/2018, 08:17 WIB
Foto ini diambil dari video infra merah yang disiarkan stasiun televisi Al-Masirah. Dalam foto ini terlihat detik-detik misil milik pemberontak Houthi (bawah) akan menghantam jet tempur F-15 milik Arab Saudi. Al-Masirah/MirrorFoto ini diambil dari video infra merah yang disiarkan stasiun televisi Al-Masirah. Dalam foto ini terlihat detik-detik misil milik pemberontak Houthi (bawah) akan menghantam jet tempur F-15 milik Arab Saudi.

RIYADH, KOMPAS.com - Dua warga sipil di Arab Saudi tewas karena terkena tembakan misil yang berasal dari kelompok Houthi di Yaman.

Demikian laporan dari media negara Saudi pada Sabtu (9/6/2018) malam.

Dilansir dari Arab News , dua penduduk tersebut tewas di provinsi Jizan, bagian utara Arab Saudi.

Baca juga: Rudal Houthi Hantam Pasar yang Ramai di Yaman, Lima Orang Tewas

Sementara, koalisi pasukan yang dipimpin Saudi menegaskan akan membalas aksi serangan yang mengancam keselamatan warga dan keamanan penduduknya.

"Kelompok Houthi telah menargetkan warga sipil dengan proyektil," kata juru bicara pasukan koalisi Saudi, Turki Al Maliki.

Dalam pernyataannya, Maliki tidak menyebutkan jenis proyektil yang dimaksud, namun dia menyampaikan bahwa serangan tersebut sengaha menargetkan warga sipil.

"Komando Pasukan Gabungan dari koalisi akan menyerang dengan keras semua yang mengancam keselamatan dan keamanan warga negara Saudi," ucapnya, seperti dilaporkan oleh Daily Sabah.

Pada Selasa (12/6/2018), pertahanan udara Saudi menghalau rudal balistik yang menargetkan kota Yanbu. Rudal itu ditembakkan dari wilayah pemberontak di Yaman.

Pada akhir Mei lalu, pasukan Saudi juga menghalau rudak Houthi di kota-kota di Najran dan Jizan. Tidak ada korban tewas yang tercatat dalam insiden itu.

Baca juga: Koalisi Arab Saudi Selamatkan Anak Empat Tahun dari Milisi Houthi

Saudi menuduh Iran memasok senjata dan rudal kepada kelompok Houthi. Namun, tuduhan tersebut dibantah oleh Iran.

Saudi, Uni Emirat Arab, dan sekutu Arab lainnya bergabung untuk mengembalikan pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional, setelah kelompok Houthi menguasai sejumlah wilayah di Yaman, termasuk Sanaa.

Sekitar 10.000 orang tewas sejak aliansi Saudi meluncurkan intervensi di Yaman pada Maret 2015 sehingga berkontribusi atas krisis kemanusiaan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X