Jual Hewan Langka dan Dilindungi, Supermarket di China Diperiksa

Kompas.com - 09/06/2018, 23:59 WIB
Aligator China yang masuk hewan dilindungi kelas dua dijual di sebuah supermarket di China. SCMP / THEPAPER.cnAligator China yang masuk hewan dilindungi kelas dua dijual di sebuah supermarket di China.

SICHUAN, KOMPAS.com - Sebuah supermarket di China diselidiki petugas kepolisian setelah kedapatan menjual hewan- hewan langka dan dilindungi. Petugas menemukan ada tiga jenis hewan dilindungi di supermarket tersebut.

Diberitakan Chengdu Business News, kepolisian setempat memeriksa supermarket itu setelah menerima laporan dari warga yang melihat adanya hewan langka yang diperjualbelikan di supermarket tersebut.

Hewan tak lazim yang ditemuka dijual di pasar tersebut yakni salamander raksasa, buaya China dan sturgeon China.

Sturgeon merupakan jenis ikan primitif yang memiliki kulit keras seperti tulang pada bagian luar tubuhnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Pedagang Hewan Langka yang Berjualan di Facebook

Ketiganya tampak dipajang di dalam akuarium kaca dengan label harga terpasang di bagian luar.

Insiden temuan hewan langka dan dilindungi yang dijual itu terjadi di sebuah supermarket di pusat kota Chengdu, Provinsi Sichuan.

Saat ditanya petugas, manajer supermarket mengaku belum lama membuka tokonya dan sengaja menempatkan hewan-hewan eksotis tersebut untuk dijual sekaligus menarik pengunjung.

Dalam foto yang beredar terlihat berapa hewan-hewan langka tersebut dijual. Seekor salamander raksasa dijual seharga 118 yuan (sekitar Rp 250.000) per 500 gram.

Salamander raksasa masuk dalam daftar perlindungan satwa liar kelas dua. Namun jenis yang dibudidayakan masih diizinkan dijual oleh penjual berlisensi.

Sementara buaya China yang masuk dalam daftar perlindungan satwa kelas dua dijual seharga 88 yuan (sekitar Rp 190.000) per 500 gram.

Sedangkan ikan sturgeon China hanya dijual seharga 22,5 yuan (sekitar Rp 48.000) per 500 gram. Ikan itu masuk daftar perlindungan satwa kelas satu dan terancam punah.

Ikan sturgeon China yang langka dan terancam punah ditemukan dijual di sebuah supermarket di China.SCMP / THEPAPER.cn Ikan sturgeon China yang langka dan terancam punah ditemukan dijual di sebuah supermarket di China.
Diketahui kemudian bahwa pengelola supermarket tersebut tak memiliki lisensi pengelolaan satwa liar perairan khusus yang diperlukan untuk dapat menjual spesies tersebut.

Ketika diminta menunjukkan izin yang dimiliki, pemasok toko hanya dapat menunjukkan salinan dokumen yang mengizinkan praktik penjualan hewan yang dibudidayakan.

Penyelidikan lebih lanjut saat ini masih berlangsung.

Baca juga: Polisi Bongkar Perdagangan Hewan Langka di Pasar Barito

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber SCMP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X