Putin Sebut Rudal Hipersonik Rusia Bakal Beroperasi pada 2019 - Kompas.com

Putin Sebut Rudal Hipersonik Rusia Bakal Beroperasi pada 2019

Kompas.com - 08/06/2018, 03:30 WIB
Sebuah simulasi komputer memperlihatkan rudal balistik antar-benua terbaru Rusia, Avangard, mengelak dari sistem pertahanan udara negara lain dengan kecepatan hipersonik. Rusia mengklaim rudal tersebut tidak akan bisa dikejar pertahanan anti-misil paling canggih manapun di dunia.AP/RU-RTR Russian Television Sebuah simulasi komputer memperlihatkan rudal balistik antar-benua terbaru Rusia, Avangard, mengelak dari sistem pertahanan udara negara lain dengan kecepatan hipersonik. Rusia mengklaim rudal tersebut tidak akan bisa dikejar pertahanan anti-misil paling canggih manapun di dunia.

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyebut salah satu rudal terkuat mereka bakal beroperasi pada 2019 mendatang.

Putin menyampaikannya dalam sesi tahunan tanya jawab dengan warga Rusia, seperti dilansir kantor berita TASS Kamis (7/6/2018).

Avangard, rudal hipersonik yang bisa melaju hingga 20 kali kecepatan suara, saat ini disebut telah memasuki tahap produksi dalam skala besar.

Baca juga: Putin Klaim Rusia Berhasil Luncurkan Rudal Balistik Supersonik


"Kami berencana untuk segera mengirimkannya ke Angkatan Bersenjata Rusia di 2019 nanti," ujar presiden yang sudah menjabat selama empat periode itu.

Rudal balistik antar-benua (ICBM) tersebut merupakan satu dari enam senjata strategis terbaru yang diperkenalkan Putin dalam pidato tahunan 1 Maret lalu.

Rudal tersebut diklaim bisa menghantam target manapun hanya dalam waktu 1,5 jam, dan mampu bermanuver dalam kecepatan tertinggi.

Kemampuan yang dimiliki Avangard membuatnya diklaim tidak bisa dihentikan oleh sistem pertahanan paling canggih di dunia ini.

"(Avangard) ini merupakan senjata terkuat. Saya tidak yakin ada negara yang bisa membangun rudal berkecepatan di atas Mach 20 dalam beberapa tahun mendatang," kata Putin.

Pemimpin berusia 65 tahun tersebut sempat berujar, Avangard bakal meledakkan targetnya laksana meteor ataupun bola api.

Rudal yang bisa diisi hulu ledak nuklir maupun konvensional itu telah menjalani dua kali uji coba pada 2016 yang lalu.

Kemudian di 2020, militer Rusia bakal menerima rudal balistik yang diklaim lebih kuat dari Avangard, RS-28 Sarmat.

Putin menyebut Sarmat sebagai rudal kelas berat yang bisa menghasilkan serangan setara dengan 24 rudal hipersonik Avangard.

Rudal ini rencananya bakal menggantikan peran R-36M2 Voevoda, atau SS-18 Satan, yang dibuat pada era Uni Soviet.

Lebih lanjut, selain bakal mengoperasikan dua senjata terkuatnya, Putin berujar mereka telah menempatkan dua senjata yang tak kalah hebat.

Yakni rudal balistik udara Kh-47M2 Kinzhal yang diklaim juga bisa melaju secara hipersonik hingga 10 kali kecepatan suara.

Rudal yang diangkut oleh jet tempur MiG tersebut saat ini, kata Putin, ditempatkan di pasukan yang bermarkas di Distrik Federal Selatan.

"Jika ada orang yang tidak percaya, sebaiknya dia melihatnya dengan mata kepala sendiri. Kami sudah mendemonstrasikan kemampuan rudal itu," beber Putin.

Kemudian, mantan agen rahasia Soviet (KGB) itu melanjutkan telah menempatkan sistem pertahanan menggunakan laser tempur.

Baca juga: Rusia Kembangkan Senjata Nuklir Terhebat, AS Mengecam


Terkini Lainnya

Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Penangkapan Aris Idol Berawal dari Temuan 300 Butir Ekstasi

Megapolitan
Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Jelang Pemilu, Sudin Dukcapil Jakarta Timur Lakukan Perekaman e-KTP ke Sejumlah Sekolah

Megapolitan
Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Bertingkah Laku Buruk, Keluarga Turis Inggris Dideportasi dari Selandia Baru

Internasional
Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Kasus Penguasaan Lahan, Hercules dan Anggotanya Jalani Sidang Dakwaan

Megapolitan
Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Sebar Hoaks yang Meresahkan, Pemuda Ini Dibekuk Polda Gorontalo

Regional
Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Kuasa Hukum Plt Kepala BPPKAD Gresik Sebut Uang Potongan Insentif oleh Kliennya untuk Biaya Kegiatan

Regional
Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Polisi Tangkap Aris Indonesian Idol Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Dapat Adipura Kategori Pasar, Ini Tanggapan Wali Kota Jakarta Selatan

Megapolitan
Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Datangi KPK, Menteri Kesehatan Bahas Kajian Tata Kelola Alat Kesehatan

Nasional
Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Saat Uni Soviet Mengorbankan Anjing untuk Mengalahkan Tank Jerman

Internasional
Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Komnas HAM: Presiden Terpilih Bertanggung Jawab Selesaikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Muhibah Pinisi Bakti Nusa, Menautkan Kepulauan Nusantara

Regional
Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Kasus Bupati Cianjur, KPK Panggil Empat Kepala Sekolah

Nasional
Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Parlemen Venezuela Ajak Militer dan Pejabat Sipil Melawan Maduro

Internasional
Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Jokowi Bertemu Ketum Parpol, PSI Makin Yakin Jokowi Unggul di Debat

Nasional

Close Ads X