Kompas.com - 07/06/2018, 19:10 WIB

Laporan Korut telah menghancurkan fasilitas uji coba rudalnya mendapat sanggahan dari pakar Korut di Institut Middlebury, Jeffrey Lewis.

Dalam kicauannya di Twitter, Lewis berkata menara yang digunakan tersebut hanya menguji coba fase semburan, bukan peluncurannya.

Kabar penghancuran tersebut terjadi jelang pertemuan Pemimpin Korut Kim Jong Un dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Dalam pertemuan yang bakal digelar di Singapura 12 Juni mendatang itu, denuklirisasi dan penghentian uji coba rudal menjadi agenda utama.

Baca juga: Pengawas Nuklir PBB Siap Lakukan Inspeksi ke Korea Utara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.