Datangi Trump, PM Jepang Kembali Tekankan Isu Penculikan Warganya oleh Korut

Kompas.com - 07/06/2018, 16:56 WIB
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe saat berkunjung ke Jepang. KIYOSHI OTA / POOL / AFPPresiden AS Donald Trump bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe saat berkunjung ke Jepang.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Dengan waktu yang kurang dari sepekan menjelang pertemuan tingkat tinggi pertama antara pemimpin AS dengan Korea Utara, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kembali mendatangi Presiden Donald Trump.

Kunjungan kali ini menjadi kedua kalinya dilakukan Abe ke Washington dalam dua bulan terakhir. Abe ingin sekali lagi menekankan pesannya terkait kasus penculikan warga Jepang oleh Korea Utara.

Presiden Trump dijadwalkan untuk bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Singapura pada Selasa (12/6/2018) pekan depan dalam pertemuan bersejarah yang baru pertama kali terjadi.

Baca juga: Shinzo Abe Ingin Bertemu dengan Kim Jong Un


Momentum tersebut sangat dimanfaatkan Abe untuk kembali mengangkat isu penculikan warga Jepang yang dilakukan Korea Utara beberapa dekade lalu.

Selain itu Abe ingin memastikan pendapatnya kepada Presiden AS sekaligus berkoordinasi dengan Trump mengenai pandangannya terhadap masalah Korea Utara.

Dilansir AFP, Abe dengan jelas menguraikan apa yang perlu terjadi pada pertemuan 12 Juni di Singapura jika ingin menyukseskan kemajuan dalam proses denuklirisasi Semenanjung Korea serta mendapat jawaban atas kasus penculikan warga Jepang oleh Pyongyang pada 1970 hingga 1980-an.

Pada pertemuan sebelumnya dengan Trump di Florida pada bulan April lalu, Presiden AS telah berjanji akan mengangkat isu penculikan warga Jepang itu saat berbicara dengan Pyongyang.

Namun isu tersebut tampaknya belum menjadi prioritas Trump. Presiden berusia 71 tahun itu seperti lebih memperhatikan gagasan menjadi presiden AS pertama yang akan duduk bersama dengan pemimpin Korea Utara yang berkuasa.

Baca juga: Abe: Jepang Bakal Memperkuat Pertahanan untuk Hadapi Korut

Dengan diplomasi dunia yang terus meningkat di sekitar Korea Utara baru-baru ini, seakan meninggalkan Jepang sebagai satu-satunya negara di kawasan Asia Timur yang belum bertemu dengan Kim Jong Un.

Presiden Trump semakin dekat dengan pertemuan perdananya dengan Kim pekan depan, sementara Presiden Korsel Moon Jae-in dan Presiden China Xi Jinping, sudah dua kali bertatap muka langsung dengan Kim.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X