Kompas.com - 07/06/2018, 15:31 WIB
Peragaan busana di Arab Saudi yang menggunakan drone sebagai pengganti model mengundang komentar dari pengguna internet. THE NEW ARAB / TWITTERPeragaan busana di Arab Saudi yang menggunakan drone sebagai pengganti model mengundang komentar dari pengguna internet.

RIYADH, KOMPAS.com - Sebuah rekaman peragaan busana yang digelar di Arab Saudi mengundang reaksi pengguna internet. Bukan lantaran busana yang ditampilkan, melainkan karena tidak adanya model yang berjalan di catwalk.

Peragaan busana yang menampilkan gaun dan aksesoris dari Dolce & Gabbana tersebut tidak menggunakan para model yang melenggak-lenggok di panggung, melainkan menggunakan pesawat tak berawak alias drone.

Dalam rekaman video yang telah banyak beredar di dunia maya, tampak busana yang diperagakan seolah terbang dan bergerak di antara para pengunjung.

Baca juga: Gelar Peragaan Busana di Pesawat, Maskapai Vietnam Didenda

Efek angin yang ditimbulkan mesin drone, di mana pakaian-pakaian itu digantung, menambah kesan busana yang melayang dengan sendirinya.

Video tersebut menuai komentar dari para pengguna internet. Banyak yang kemudian menyebutnya sebagai peragaan busana hantu.

"Ini seperti film hantu," tulis salah seorang pengguna Twitter.

Melansir dari The New Arab, panitia penyelenggara peragaan busana tersebut mengklaim itu adalah yang pertama kali digelar di Arab Saudi, sebuah peragaan busana yang tidak menampilkan model namun menggunakan drone.

"Acara ini juga disesuaikan dengan momen bulan Ramadhan," kata panitia.

Penggunaan drone dalam peragaan busana tersebut juga dianggap menyesuaikan dengan lokasi acara, di mana tidak ada penonton yang duduk di sekeliling panggung, melainkan banyak yang berseliweran.

Komentar positif juga muncul karena menganggap peragaan tersebut menjadi bukti peragaan busana yang tidak harus selalu menampilkan model.

Hal tersebut dianggap membuka adanya pembebasan perempuan dari pekerjaan melenggak-lenggok di atas panggung.

Ini bukan kali pertama peragaan busana diselenggarakan di kerajaan Saudi. Sebelumnya, Saudi telah menggelar pekan peragaan busana di Hotel Ritz Carlton, Riyadh, pada April lalu.

Baca juga: Untuk Pertama Kali, Arab Saudi Gelar Fashion Show

Namun peragaan busana pertama di Arab Saudi itu hadir dengan sejumlah pembatasan, mulai dari larangan bagi laki-laki menjadi penonton, dan perancang busana laki-laki yang tidak diizinkan berada di belakang panggung.

Busana yang ditampilkan juga diharuskan tidak di atas lutut, tidak menampilkan pakaian yang transparan dan tidak menunjukkan belahan dada.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X