Kim Jong Un Dikabarkan Bersedia Lakukan Denuklirisasi demi Ekonomi

Kompas.com - 07/06/2018, 14:26 WIB
Foto tanpa tanggal yang dikeluarkan oleh kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 3 September 2017, memperlihatkan pemimpin Korut Kim Jong Un (tengah) sedang melihat pipa logam di tempat yang tak diketahui.  REUTERS/KCNA Foto tanpa tanggal yang dikeluarkan oleh kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 3 September 2017, memperlihatkan pemimpin Korut Kim Jong Un (tengah) sedang melihat pipa logam di tempat yang tak diketahui.

PYONGYANG, KOMPAS.com — Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dilaporkan bersedia melakukan denuklirisasi sebagai ganti pertumbuhan ekonomi.

Keputusan itu dibuat jelang pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump di Singapura pada 12 Juni mendatang.

Mengutip sumber yang dekat dengan Kim, Mainichi Shimbun melansir pada Kamis (7/6/2018), Kim melihat persenjataan nuklir yang dikembangkan menguras anggaran negara.

Apalagi, perekonomian Korut saat ini sedang sulit menyusul sanksi yang dijatuhkan oleh AS maupun Dewan Keamanan PBB.

Baca juga: Media Korea Utara: Kim Jong Un Tegaskan Tetap akan Lakukan Denuklirisasi

"Jadi, Kim membuat keputusan drastis. Salah satunya mencoba berhubungan dengan AS, dan membangun kembali ekonominya," kata sumber itu.

Sebelumnya, Duta Besar Korut untuk PBB Hang Tae Song, pada 15 Mei di Geneva, Swiss, mengatakan bahwa Korut siap meratifikasi Traktat Larangan Tes Nuklir Komprehensif.

"Republik Rakyat Demokratik Korea (nama resmi Korut) siap mematuhi keinginan dunia internasional untuk menghentikan uji coba nuklir," ujar Hang.

Pernyataan Hang terkait traktat itu bisa diartikan sebagai indikasi dari Korut sendiri untuk melaksanakan denuklirisasi.

Namun, pakar nuklir sedikit ragu dengan ucapan itu jika menilik sejarah bahwa Korut sering melanggar komitmen yang mereka buat.

Mantan pejabat di Badan Atom Dunia (IAEA) mengatakan, dunia harus melihat maksud tersembunyi Korut dan tidak gampang percaya dengan apa yang mereka katakan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X