China Pindahkan Sistem Rudal dari Laut China Selatan

Kompas.com - 06/06/2018, 19:02 WIB
Citra satelit yang diambil di Pulau Woody masing-masing pada 20 Mei dan 3 Juni memperlihatkan China telah memindahkan sistem rudalnya dari kawasan Laut China Selatan. ISI via CNNCitra satelit yang diambil di Pulau Woody masing-masing pada 20 Mei dan 3 Juni memperlihatkan China telah memindahkan sistem rudalnya dari kawasan Laut China Selatan.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Militer China dilaporkan memindahkan sistem rudal mereka dari kawasan Laut China Selatan.

Laporan itu disampaikan oleh perusahaan penyedia jasa intelijen asal Israel, ImageSat International (ISI) melalui citra satelit.

Diwartakan CNN Rabu (6/6/2018), ISI membandingkan citra satelit yang diperoleh di Pulau Woody pada 20 Mei dan Minggu (3/6/2018).

Dalam dua gambar itu, sistem pertahanan yang dipasang di bibir pantai tidak ada. ISI menjelaskan, China telah memindahkannya ke tempat lain, atau sengaja menghilangkannya.

Baca juga: 2 Pesawat Pembom AS Terbang di Kawasan Laut China Selatan

"Kami berasumsi bahwa ini merupakan latihan rutin yang digelar. Jika benar demikian, beberapa hari mendatang kita bakal melihat pemindahan di area lain," ujar ISI.

Pendapat yang sama juga disuarakan oleh analis dari Institut Lowy, Sam Roggeveen. Dia berujar penempatan sistem rudal itu tidak final.

"Sebab, jika jangka panjang, ada peluang senjata itu rusak karena air laut. Jadi, mereka memindahkannya selama beberapa saat," ucap Roggeveen.

Sementara itu, China merespon keputusan militer Amerika Serikat ( AS) yang menerbangkan pesawat pembom B-52 Stratofortress Selasa (5/6/2018).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying menyebut AS yang justru melakukan militerisasi dengan mengerahkan pembom strategisnya di Laut China Selatan.

"Saya berharap AS menjelaskan ke semuanya apakah pengerahan B-52 bukan bentuk militerisasi atau kebebasan navigasi?" tanya Hua.

Halaman:


Sumber CNN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X