2 Pesawat Pembom AS Terbang di Kawasan Laut China Selatan

Kompas.com - 06/06/2018, 16:52 WIB
Militer AS menerbangkan dua pesawat pembom B-52 di ata wilayah sengketa Laut China selatan tanpa memberitahu China, Senin 25/11. APMiliter AS menerbangkan dua pesawat pembom B-52 di ata wilayah sengketa Laut China selatan tanpa memberitahu China, Senin 25/11.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dua pesawat pembom strategis Amerika Serikat ( AS) dilaporkan terbang di kawasan Laut China Selatan.

Pejabat militer anonim berkata, dua pembom B-52 Stratofortress itu terbang sekitar 32 kilometer dari Kepulauan Spratly yang menjadi kawasan sengketa.

Adapun juru bicara Pentagon mengonfirmasi, pesawat yang bisa mengangkut 32.000 kilogram bom itu dikerahkan dalam latihan rutin.

Letkol Chris Logan berujar, pesawat itu terbang dari Pangkalan Anderson di Guam menuju fasilitas angkatan laut milik Inggris di Diego Garcia.

Baca juga: Menhan AS Tuduh China Lakukan Intimidasi di Laut China Selatan

Komando Pasifik AS Keberadaan Pembom Berkelanjutan (CBP), kata Logan, bertujuan untuk menjaga militer AS berada dalam kondisi siap.

"Latihan ini sudah berlangsung sejak Maret 2004, dan kami melaksanakan latihan sesuai peraturan internasional," kata Logan dilansir CNN Selasa (6/6/2018).

Pesawat pembom itu berangkat dari Andersen Selasa (5/6/2018), kemudian menggelar latihan di Laut China Selatan, sebelum kembali ke Diego Garcia.

Latihan yang digelar militer AS terjadi setelah Menteri Pertahanan James Mattis berujar, China telah melakukan militerisasi di Laut China Selatan.

Dia menyebut Beijing membangun fasilitas militer seperti sistem rudal anti-kapal perang maupun pengacak jaringan di Spratly.

Spratly merupakan kepulauan yang tidak hanya diklaim oleh China, namun juga negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Taiwan.

"Meski China berkata sebaliknya, penempatan sistem persenjataan ini menunjukkan mereka bertujuan melakukan intimidasi dan paksaan," ujar Mattis.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X