Militer Israel Ungkap Penyelidikan Awal Kematian Perawat Palestina

Kompas.com - 06/06/2018, 09:34 WIB
Razan Al-Najar, relawan medis Palestina yang tewas ditembak di dada ketika berusaha menyelamatkan demonstran terluka di Jalur Gaza Jumat (1/6/2018). via Middle East MonitorRazan Al-Najar, relawan medis Palestina yang tewas ditembak di dada ketika berusaha menyelamatkan demonstran terluka di Jalur Gaza Jumat (1/6/2018).

TEL AVIV, KOMPAS.com - Militer Israel pada Selasa (5/6/2018) menyatakan, pasukannya tidak sengaja menembak perawat muda asal Palestina yang tewas pada pekan lalu di perbatasan Gaza.

Razan Al Najjar (21) terkena tembakan pada dadanya pada Jumat (1/6/2018) di dekat kota Khan Yunis, sebelah selatan Gaza.

Razan ditembak ketika dia mencoba memberikan pertolongan pertama kepada seorang pengunjuk rasa yang terluka. Otoritas di Palestina menyebut, tiga perawat lainnya juga terkena tembakan api pada hari yang sama.

Baca juga: Tewas Ditembak Israel, Razan Al Najjar Dikenal sebagai Perawat Pemberani

Sementara itu, pernyataan militer Israel menyatakan, temuan awal penyelidikannya mengungkapkan peluru tidak ditargetkan menyasar kepada petugas medis.

"Sejumlah kecil peluru ditembakkan selama insiden itu, dan tidak ada tembakan yang sengaja atau langsung ditujukan kepadanya," demikian pernyataan militer Israel.

Namun, penyelidikan akan terus berlanjut dan kesimpulannya disampaikan ke departemen Militer Advokat Umum.

Menyusul kematian Razan, utusan PBB untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov menyatakan, petugas medis bukan target dalam konflik.

"Israel perlu menyesuaikan penggunaan senjata pada pasukan dan Hamas harus mencegah insiden di pagar perbatasan," kicaunya.

Seperti diketahui, warga Gaza sejak 30 maret lalu melakukan unjuk rasa menuntur kembalinya rakyat Palestina kembali ke tanah mereka, setelah tergusur dalam perang 1948.

Demonstrasi kerap diliputi bentrokan kecil dipicu oleh aksi pelemparan batu kepada tentara Israel dan berupaya menerobos pagar perbatasan.

Baca juga: Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman Paramedis yang Ditembak Israel

Sedikitnya 125 warga Palestina tewas ditembak oleh pasukan Israel di perbatasan sejak 30 Maret 2018.

Pada Selasa (5/6/2018), sekitar 100 demonstran berkumpul di Jalur Gaza dekat perbatasan Erez. Ada sedikit bentrokan di Khan Yunis dan pusat Gaza yang melibatkan puluhan pengunjuk rasa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X