Kompas.com - 04/06/2018, 23:15 WIB

TAIPEI, KOMPAS.com - Angkatan Udara Taiwan telah menemukan pesawat jet F-16 yang hilang saat berlangsungnya latihan militer tahunan di wilayah perairan pulau, Senin (4/6/2018).

Menurut laporan Angkatan Udara Taiwan, reruntuhan pesawat telah ditemukan di kawasan pegunungan di timur laut Keelung, Senin malam.

Kementerian Pertahanan bersama dengan kepolisian dan dinas pemadam kebakaran telah melakukan pencarian selama berjam-jam.

Pilot F-16, Mayor Wu Yen-ting, yang berusia 31 tahun dipastikan meninggal dunia di lokasi jatuhnya pesawat. Demikian dilansir dari AFP.

"Telah dikonfirmasi bahwa pilot pesawat telah gugur dalam tugas. Sebuah komisi akan dibentuk kemudian untuk menyelidiki dan memastikan penyebab insiden ini," tulis pernyataan pihak Angkatan Udara.

Baca juga: Ikuti Latihan Militer, Jet Tempur F-16 Taiwan Hilang

Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen dan Menteri Pertahanan Yen De-fa menyatakan belangsungkawa mereka atas insiden tersebut dan menjanjikan kompensasi bagi keluarga korban.

Pesawat jet yang diterbangkan Mayor Wu hilang dari pantauan radar sekitar 34 menit usai lepas landas.

Wu sebelumnya juga pernah terlibat dalam kecelakaan F-16 pada tahun 2013. Saat itu dia berhasil menyelamatkan diri dengan parasut.

Militer Taiwan menggelar latihan pada Senin (4/6/2018) yang direncanakan berlangsung selama lima hari.

Latihan tersebut telah menjadi agenda tahunan dan tahun ini digelar dengan simulasi menghadapi ancaman invasi China.

Latihan militer lima hari yang diberi nama Latihan Han Kuang tersebut merupakan operasi gabungan angkatan udara dan laut.

Latihan bertujuan untuk antisipasi misi pendaratan pesawat di wilayah utara dan selatan pulau, serta mengantisipasi serangan udara.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan tujuan utama latihan tersebut adalah untuk melawan misi militer China yang mungkin terjadi di masa mendatang.

Baca juga: Jet Tempur Taiwan Tempel Pesawat Pembom China yang Mengitari Pulau

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.