Jelang Pertemuan dengan AS, Korut Ganti Tiga Jenderal Utamanya

Kompas.com - 04/06/2018, 17:28 WIB
Kim Jong Un menginspeksi rencana penembakan atau serangan rudal balistik Korut ke Guam, wilayah AS di Pasifik, Senin (14/8/2017). Bersama dengan para perwira tinggi militernya, Kim Jong Un memeriksa jarak antara Korut dan Guam, serta jalur yang dilintasi rudal. Namun, akhirnya ia menunda rencana serangan rudal ke Guam tersebut. @StratSentinel/TwitterKim Jong Un menginspeksi rencana penembakan atau serangan rudal balistik Korut ke Guam, wilayah AS di Pasifik, Senin (14/8/2017). Bersama dengan para perwira tinggi militernya, Kim Jong Un memeriksa jarak antara Korut dan Guam, serta jalur yang dilintasi rudal. Namun, akhirnya ia menunda rencana serangan rudal ke Guam tersebut.
|

SEOUL, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Selatan yang memantau perkembangan militer Korea Utara, Senin (4/6/2018), mengabarkan Pyongyang mengganti tiga perwira tinggi militernya menjelang pertemuan dengan Amerika Serikat.

Akhir bulan lalu, media Korea Utara mengungkapkan Kim Su Gil ditunjuk menjadi Biro Umum urusan Politik (GPB) menggantikan Kim Jong Gak.

Menurut kantor berita Yonhap yang mengutip sumber-sumber intelijen mengatakan, Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Ri Myong Su juga digantikan wakilnya, Ri Yong Gil.

Kemudian Menteri Pertahanan Pak Yong Sik digantikan No Kwang Chol, yang sebelumnya menjabat wakil menteri pertahanan.

Baca juga: Presiden Suriah Akan Temui Kim Jong Un di Korea Utara

"Kami masih terus memantau perkembangannya," kata juru bicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan, Baik Tae-hyun.

Militer Korea Utara atau dikenal dengan nama Tentara Rakyat Korea (KPA), diketahui amat berpengaruh dalam konstelasi kekuasaan di negeri itu.

Pengaruh militer yang besar kerap disimbolkan para perwira tinggi yang selalu berada di sekitar sang pemimpin Kim Jong Un dalam berbagai acara resmi.

Menurut sejumlah peneliti di NK Leadership Watch, perubahan di pucuk pimpinan GPB menunjukkan semakin kuatnya cengkeraman partai terhadap KPA.

NK Leadership Watch mengatakan, biro politik memiliki kekuatan untuk menolak kebijakan dari pemerintah atau mencoba mencari keuntungan dari bantuan ekonomi Korea Selatan.

Organisasi ini menambahkan, Kim Su Gil adalah orang yang amat dipercayai Kim Jong Un yang menunjuknya menjadi anggota komite partai di Pyongyang.

Jabatan ini dulu diduduki Jang Song Thaek, paman Kim Jong Un, yang dieksekusi pada 2013 karena dituduh berkhianat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X