Kompas.com - 04/06/2018, 14:47 WIB
Gunung api Fuego di Guatemala erupsi. Foto ini diambil pada Minggu (3/6/2018) dari kota Alotenango, Sacatepequez, sekitar 65 km barat daya Kota Guatemala. (AFP/Orlando Estrada)
Gunung api Fuego di Guatemala erupsi. Foto ini diambil pada Minggu (3/6/2018) dari kota Alotenango, Sacatepequez, sekitar 65 km barat daya Kota Guatemala. (AFP/Orlando Estrada)

GUATEMALA CITY, KOMPAS.com - Korban tewas muntahan material panas Gunung Fuego di Guatemala pada Minggu (3/6/2018) mencapai 25 orang, termasuk beberapa anak-anak.

Hujan abu dan bebatuan yang keluar dari gunung api itu memaksa bandara utama kota harus ditutup.

Juru bicara badan penanggulangan bencana David del Leon menyatakan, korban tewas kebanyakan berasal dari masyarakat di wilayah lereng gunung seperti El Rodeo dan Las Lajas.

Operasi pencarian dan penyelamatan terhadap korban hilang dan tewas sementara ditangguhkan karena hari semakin petang. Selain itu, situasi bahaya membuat upaya itu ditunda hingga keesokan paginya.

Baca juga: Erupsi Gunung Fuego di Guatemala Tewaskan 7 Orang

Erupsi dari gunung setinggi 3.763 meter itu memuntahkan abu ke wilayah sekitarnya sehingga tanaman dan pepohonan diselimuti warna abu-abu, begitu pula dengan jalanan, mobil, dan penduduk.

Badan Koordinator Nasional untuk Penanggulangan Bencana (Conred) menyatakan, erupsi juga melukai sekitar 20 orang dan berdampak kepada 1,7 juta penduduk.

Kementerian kesehatan menyebut, sebanyak 15 orang telah dirawat di rumah sakit, termasuk 12 anak-anak. Sebagian dari mereka menderita luka bakar.

Presiden Jimmy Morales mengeluarkan peringatan merah untuk kota Escuintla, Chimaltenango, dan Sacatepequez, serta peringatan oranye bagi seluruh wilayah negara.

Dia menyatakan, ratusan personel polisi, palang merah, dan polisi telah dikerahkan untuk mendukung operasi darurat.

Seorang penduduk yang berhasil menyelamatkan diri, Consuelo Hernandez, mengatakan kepada petugas penanggulangan bencana bahwa beberapa saudaranya terkubur.

Halaman:


Sumber CNN,AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X