Kompas.com - 04/06/2018, 09:42 WIB
Polisi menutup Katedral di Berlin pada Minggu (3/6/2018), setelah menembak seorang pria yang mengamuk dengan membawa senjata pisau. (AFP/Jan Dorner) Polisi menutup Katedral di Berlin pada Minggu (3/6/2018), setelah menembak seorang pria yang mengamuk dengan membawa senjata pisau. (AFP/Jan Dorner)

BERLIN, KOMPAS.com - Polisi menembak dan melukai seorang pria bersenjata pisau yang mengamuk di dalam katedral, di Berlin, Jerman, Minggu (3/6/2018).

Dilansir dari AFP, polisi menyatakan aksi pelaku tidak terkait dengan motif terorisme.

Pria berusia 53 tahun asal Austria itu diketahui berteriak dan menyebabkan kerusakan, sebelum akhirnya ditembak pada kakinya sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Insiden tersebut membuat 100 orang di dalam Katedral Berlin harus dievakuasi.

Baca juga: Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

Ketika polisi tiba di lokasi, mereka meminta pria itu untuk menjatuhkan senjata pisaunya dan mencoba menenangkannya dengan gas air mata tapi tak berhasil.

Polisi menghadapi penyerang yang berada di dekat altar dengan menembak kakinya.

"Pria itu terluka di kaki akibat tembakan dari seorang petugas polisi," kata juru bicara kepolisian.

Pelaku kini dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Sementara, seorang polisi juga mengalami luka ringan karena terkena peluru dari petugas lain.

Kepada media lokal, saksi mata mengatakan pria tersebut tampak kebingungan ketika berada di dalam katedral.

"Berdasarkan apa yang kami ketahui sejauh ini, pelaku tidak memiliki motif terkait terorisme," ujar juru bicara polisi.

Baca juga: 28 Tahun Setelah Tembok Berlin Runtuh, Desa Ini Masih Terpisah

Katedral Berlin merupakan salah satu daya tarik wisata di Jerman yang letaknya di dekat area belanja Alexanderplatz.

Video yang direkam oleh seorang saksi mata menunjukkan polisi bersenjata senapan ringan mengamankan area di luar katedral, dengan garis polisi dipasang di sekitar bangunan.

Otoritas mendirikan konsultasi psikologis bagi mereka yang menyaksikan langsung insiden serangan pria bersenjata pisau.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.