Kompas.com - 03/06/2018, 17:19 WIB
Presiden Suriah, Bashar al-Assad. SANA / AFPPresiden Suriah, Bashar al-Assad.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Beberapa hari sebelum dijadwalkan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengungkap rencana berjumpa dengan pemimpin lainnya, yaitu Presiden Suriah Bashar Al Assad.

Kantor berita KCNA pada Minggu (3/6/2018) melaporkan, Assad akan mengunjungi Kim Jong Un di Korea Utara.

Namun, laporan itu tidak merinci lebih lanjut mengenai tanggal pertemuan. Sejauh ini, media Suriah belum mengabarkan tentang rencana tersebut.

Baca juga: AS Cari Cara untuk Bayar Biaya Akomodasi Kim Jong Un

Dilansir dari CNN, jika pertemuan keduanya terwujud, maka Assad akan menjadi pemimpin dunia pertama yang mengunjungi Kim Jong Un di Pyongyang.

Surat kabar partai buruh Korea yang berkuasa, Rodong Sinmun, menyebut Assad telah menyampaikan rencana kunjungannya kepada duta besar Korea Utara untuk Suriah.

Seperti diketahui, kedua negara telah mempertahankan hubungan persahabat hingga kini.

Laporan Rodong Sinmun, seperti dikutip dari NHK, Assad mengatakan kepada duta besar bahwa perkembangan yang signifikan dan positif terjadi di Semenanjung Korea selama kepemimpinan Kim.

Pemerintah Suriah menyatakan akan terus memberikan dukungan penuh kepada semua kebijakan pemerintah Korea Utara.

"Dunia menyambut peristiwa luar biasa di semenanjung Korea baru-baru ini di bawah kepemimpinan Kim Jong Un," demikian pernyataan Assad.

"Saya yakin, dia akan mencapai kemenangan akhir dan mewujudkan reunifikasi Korea tanpa kegagalan," imbuhnya.

Baca juga: Pejabat Korut Berikan Amplop Raksasa dari Kim Jong Un kepada Trump

Pengumuman tersebut terjadi di tengah peningkatan diplomasi internasional terhadap Kim Jong Un.

Selain telah bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di zona demiliterisasi Korea, dia juga pernah mengunjungi Beijing untuk berjumpa dengan Presiden China Xi Jinping.

Pekan lalu, Kim Jong Un juga bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Pyongyang. Pada 12 Juni mendatang, Kim Jong Un akan bertemu dengan Trump di Singapura.



Sumber CNN,NHK
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X