Pangeran Harry dan Meghan Kembalikan Kado Pernikahan Total Rp 129 Miliar

Kompas.com - 01/06/2018, 15:01 WIB
Pangeran Harry dan Meghan Markle meninggalkan Istana Windsor, Sabtu (19/5/2018), untuk menghadiri resepsi malam di Frogmore House. (AFP/Steve Parson)
Pangeran Harry dan Meghan Markle meninggalkan Istana Windsor, Sabtu (19/5/2018), untuk menghadiri resepsi malam di Frogmore House. (AFP/Steve Parson)

LONDON, KOMPAS.com - Pasangan pengantin baru keluarga Kerajaan Inggris, Pangeran Harry dan Meghan Markle bakal mengembalikan sejumlah kado pernikahan yang mereka terima.

Melansir dari The Independent, kado pernikahan yang akan dikembalikan tersebut mencapai total 7 juta poundsterling (sekitar Rp 129 miliar).

Sebagai anggota keluarga kerajaan, Harry dan Meghan mendapat banyak kiriman hadiah saat pernikahan mereka. Meski demikian, pasangan kerajaan itu tidak bisa benar-benar menerimanya.

Aturan yang berlaku di kerajaan melarang Duke dan Duchess of Sussex menerima segala bentuk hadian untuk tujuan komersial.

Baca juga: Pangeran Harry dan Markle Minta Kado Pernikahan Berupa Donasi ke Badan Amal

Alasan itu pula yang kemudian menjadikan pasangan kerajaan Inggris itu meminta pihak-pihak yang ingin memberikan hadiah untuk melakukan donasi ke sejumlah lembaga yang ditunjuk.

Pengembalian sejumlah besar hadiah tersebut terkait dengan motif pemberian hadiah oleh perorangan maupun perusahaan yang dikhawatirkan bertujuan mencari publisitas.

Jelang pernikahan yang digelar pada 19 Mei lalu, Pangeran Harry dan Meghan juga telah mengumumkan panduan terkait aturan pemberian hadiah dari para tamu undangan.

"Perlu dicatat bahwa hadiah pernikahan tidak dapat dibawa ke Kapel St George maupun bagian penerimaan di Kastil Windsor."

"Para tamu disarankan mencari panduan lebih lanjut mengenai pengaturan pengiriman hadiah ke Istana Kensington," tulis pengumuman pihak kerajaan.

Dalam pernyataannya, pihak istana mengatakan, saat sebuah hadiah diterima harus mendapat persetujuan dari anggota keluarga kerajaan dan harus dipastikan tidak dimanfaatkan pemberi hadiah untuk tujuan komersial.

"Sedangkan hadiah yang ditawarkan oleh pihak yang tinggal di Inggris dan tidak dikenal secara pribadi oleh anggota keluarga kerajaan harus ditolak karena dikhawatirkan ada motif tersendiri dari pemberian kado tersebut," tulis pernyataan Istana.

Baca juga: Suvenir Pernikahan Pangeran Harry-Meghan Dijual hingga Rp 18 Juta

Terlepas dari hadiah pernikahan senilai total 7 juta poundsterling yang tidak dapat mereka terima, Pangeran Harry dan Meghan tetap menerima sejumlah hadiah yang dianggap tidak perlu mereka kembalikan.

Di antaranya hadiah istimewa tersebut adalah sepasang koala yang diberi nama Harry dan Meghan.

Koala yang berasal dari New South Wales itu akan disimpan dan dirawat di Kebun Binatang Taronga, Australia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X