Tembaki Mobil Migran, Polisi Kroasia Lukai Dua Anak-anak

Kompas.com - 31/05/2018, 22:49 WIB
Para pendatang saat berada di perbatasan Kroasia dari Slovenia. AP PHOTOPara pendatang saat berada di perbatasan Kroasia dari Slovenia.

ZAGREB, KOMPAS.com - Polisi Kroasia dilaporkan menyebabkan dua anak-anak asal Iran dan Afghanistan terluka, setelah melepaskan tembakan ke arah mobil yang mengangkut migran ilegal.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis (31/5/2018), sekitar pukul 10 malam, saat sebuah mobil pengungsi nekat menerobos perbatasan dari wilayah Bosnia.

Disampaikan juru bicara kepolisian, Elis Zodan, polisi melepaskan tembakan setelah pengemudi mobil menolak menghentikan laju kendaraannya.

Akibat tembakan polisi tersebut, dua anak-anak yang masih berusia 12 tahun, mengalami luka. Sementara dari dalam mobil polisi mendapati 29 migran ilegal.

Baca juga: Penjahat Perang Bosnia-Kroasia Tewas Minum Sianida

"Petugas telah dua kali memerintahkan pengemudi untuk menghentikan mobilnya, namun dia tetap melaju ke arah polisi, selanjutnya petugas melepaskan tembakan," kata juru bicara dilansir AFP.

Mobil yang membawa para pengungsi terdaftar dengan plat Austria. Sementara pengemudi mobil melarikan diri ke dalam hutan dan masih dalam pencarian polisi.

Kedua anak yang menjadi korban luka langsung dibawa ke rumah sakit di dekat  pesisir kota Zadar. Keduanya dilaporkan dalam kondisi stabil dan nyawanya tidak terancam.

Di antara para migran yang diamankan petugas tersebut, 15 di antaranya merupakan anak-anak, termasuk dua yang terluka.

"Migran yang diamankan sebanyak 29 orang, termasuk 15 anak-anak. Kebanyakan mereka datang dari Irak dan Afghanistan dan berasal dari beberapa keluarga," kata juru bicara.

Kroasia, negara anggota Uni Eropa, terletak pada rute Balkan yang digunakan pada 2015 dan 2016 oleh ratusan ribu migran yang melarikan diri dari perang dan kemiskinan di Timur Tengah, Asia dan Afrika.

Rute ditutup pada Maret 2016 tetapi tetap ada sedikit orang yang berupaya menyeberangi wilayah untuk mencapai Uni Eropa. Rute baru melalui Bosnia telah dibuka sejak awal tahun ini.

Baca juga: Ribuan Migran Telantar Kedinginan di Antara Kroasia-Serbia



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X