Mantan Petinggi Mossad: Netanyahu Pernah Perintahkan Serangan Militer ke Iran

Kompas.com - 31/05/2018, 21:55 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. GALI TIBBON / AFPPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Mantan petinggi Mossad mengklaim Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu pernah mengeluarkan perintah pada militer untuk mempersiapkan serangan ke Iran dalam waktu 15 hari pada 2011 silam.

Pernyataan tersebut diungkapkan mantan kepala badan intelijen Israel, Tamir Pardo, yang sempat menjabat pada 2011 hingga 2016, dalam sebuah wawancara dengan tayangan investigasi, Uvda, di televisi Israel, Keshet TV, pada Kamis (31/5/2018).

Pardo mengingat kembali saat perintah tersebut diberikan Netanyahu dengan menegaskan jika itu bukan latihan.

"Saat dia memerintahkan Anda untuk memulai proses hitungan mundur, Anda tahu jika dia tidak sedang bercanda dengan Anda," kata Pardo sebagaimana dikutip dari wawancara.

Baca juga: Netanyahu Tuduh Hamas Sengaja Tempatkan Anak-anak dalam Aksi Protes

Kantor Perdana Menteri Israel tidak memberikan komentar terkait pernyataan Pardo.

Pardo mengatakan, setelah menerima perintah persiapan serangan tersebut, dia segera mencari klarifikasi dari berbagai pihak.

"Saya mencari klarifikasi dari semua yang saya bisa. Saya memeriksa penasihat hukum, berkonsultasi dengan semua pihak yang saya bisa untuk memahami siapa yang berwenang dalam memberikan perintah peluncuran perang," ujar Pardo.

"Saya ingin memastikan bahwa jika seandainya Tuhan tidak mengizinkan, sesuatu yang salah terjadi, atau bahkan misi gagal, tidak akan ada situasi di mana saya telah melakukan operasi ilegal," tambahnya sebagaimana dikutip The New Arab.

Tak dijelaskan dalam pratinjau tayangan investigasi tersebut, apa yang terjadi setelah perintah diberikan. Namun sejarah menunjukkan jika Israel tidak pernah melancarkan serangan ke Iran pada 2011.

Hubungan antara Israel dengan Iran telah kembali semakin tegang dalam beberapa waktu terakhir, terutama terkait kehadiran militer Teheran di Suriah.

Baca juga: Netanyahu Dukung Keputusan Trump Soal Kesepakatan Nuklir Iran

Israel telah beberapa kali menembakkan misil dan melancarkan serangan udara ke fasilitas Iran di Suriah, sementara Iran turut melepaskan misil ke wilayah Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Israel juga menjadi salah satu pihak yang paling mengkritisi perjanjian nuklir Iran tahun 2015 yang disebut tidak memberikan jaminan pencegahan Iran dalam mencapai persenjataan nuklir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X