Kompas.com - 31/05/2018, 19:31 WIB
Pasukan rezim Suriah mengarahkan truk konvoi bantuan kemanusiaan dari Bulan Sabit Merah Arab Suriah di pos penjagaan al-Wafideen di pinggiran Damaskus yang berbatasan dengan wilayah Ghouta Timur, Senin (5/3/2018). AFP/LOUAI BESHARAPasukan rezim Suriah mengarahkan truk konvoi bantuan kemanusiaan dari Bulan Sabit Merah Arab Suriah di pos penjagaan al-Wafideen di pinggiran Damaskus yang berbatasan dengan wilayah Ghouta Timur, Senin (5/3/2018).

DAMASKUS, KOMPAS.com - PBB mendesak kepada rezim presiden Bashar al Assad dan juga kelompok pemberontak di Suriah untuk dapat mengizinkan akses pengiriman bantuan bagi lebih dari 2 juta warga sipil yang putus asa di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Kepala Koordinator Urusan Kemanusiaan PBB, Mark Lowcock, mengatakan kepada Dewan Keamanan terkait situasi di Idlib, yang menjadi salah satu pijakan terakhir oposisi di Suriah.

"Situasi di Idlib sangat mengkhawatirkan dengan adanya serangan udara, bentrokan antara kelompok bersenjata, kepadatan penduduk yang berlebih, serta akses layanan dasar yang sangat jauh," ujarnya.

Baca juga: Usai Dikuasai ISIS 7 Tahun, Damaskus Kini Kibarkan Bendera Suriah

Lowcock mengatakan, konvoi bantuan bertama dalam lebih dari dua bulan terakhir akan tiba di Homs. di pedesaan utara pada Rabu, membawa bantuan untuk sekitar 93.000 orang.

Di pinggiran Damaskus, Lowcock mengatakan, pemerintah telah meminta bantuan PBB untuk memberikan bantuan usai wilayah tersebut direbut kembali dari pemberontak.

Namun dia mengatakan, PBB hanya menerima otorisasi satu kali sejak pertengahan Maret lalu. Lowcock menegaskan kembali permintaan agar rezim memfasilitasi akses.

Pemerintah Suriah pun memberikan izin untuk konvoi yang membawa bantuan bagi 70.000 orang di kota Ghouta, timur Douma, tetapi mereka belum menerima "surat-surat fasilitasi".

"Sekitar 2 juta warga Suriah kini berada di kawasan yang sulit dijangkau, seperti di pedesaan utara Homs, Douma dan Damaskus selatan."

"Sejauh ini baru ada enam konvoi bantuan yang berhasil mencapai wilayah-wilayah itu dan membantu sekitar 169.000 orang. Jumlah itu belum mencapai 20 persen dari total orang yang ingin kami jangkau," kata Lowcock dilansir The New Arab.

Dia pun mendesak kepada Dewan Keamanan untuk mendukung upaya pihaknya memastikan akses yang aman, tanpa hambatan dan berkelanjutan bagi warga Suriah yang paling membutuhkan.

Baca juga: Militer Suriah Umumkan Kuasai Damaskus Sepenuhnya dari ISIS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.