Kompas.com - 30/05/2018, 11:23 WIB

GAZA CITY, KOMPAS.com — Militer Israel melakukan puluhan serangan udara di Gaza sebagai balasan atas aksi serangan roket dan mortir dari jalur Gaza. Hal ini menjadikannya sebagai pertempuran terbesar antara kedua pihak sejak perang 2014.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan, lebih dari 35 serangan udara menargetkan kelompok Hamas dan Jihad Islam, setelah sekitar 70 roket dan mortir ditembakkan ke wilayah Israel pada Selasa (29/5/2018) pagi.

Jihad Islam merupakan kelompok bersenjata terbesar kedua di Gaza setelah Hamas yang mengontrol daerah kantong.

Setidaknya ada 25 proyektil yang dihalau oleh sistem pertahanan Israel.

Baca juga: Jet Tempur Israel Bombardir Gaza sebagai Aksi Balasan

Sementara jet tempur Israel menyerang tujuh lokasi keberadaan Hamas dan Jihad Islam, termasuk enam area gabungan militer, gudang amunisi, pasukan angkatan laut, dan markas dari teror.

Pada Selasa (29/5/2018) malam, juru bicara kelompok Jihad menyampaikan, kesepakatan gencatan senjata telah dicapai untuk memulihkan ketenangan meski tentara Israel menolak mengomentari klaim tersebut.

Laporan media di Arab menyebutkan, perjanjian gencatan sentaja itu dimediasi oleh Mesir.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berjanji akan memberikan tanggapan yang keras atas serangan mortir dari Gaza.

"IDF akan menanggapi serangan-serangan ini dengan kuat," katanya.

Militer Israel menyatakan, tiga tentaranya terluka akibat serangan dari Gaza.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber CNN,Time,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.