Kompas.com - 29/05/2018, 18:10 WIB
Belasan perahu ini berangkat dari pelabuhan Gaza untuk mencoba menembus blokade militer Israel, Selasa (29/5/2018). AFP/MAHMUD HAMSBelasan perahu ini berangkat dari pelabuhan Gaza untuk mencoba menembus blokade militer Israel, Selasa (29/5/2018).
|

GAZA CITY, KOMPAS.com - Palestina meluncurkan sejumlah kapal daeri Jalur Gaza, Selasa (29/5/2018), untuk memprotes blokade yang dilakukan Israel.

Langkah ini diperkirakan bakal meningkatkan ketegangan di kawasan itu menyusul penembakan mortir ke wilayah Israel di hari yang sama.

Satu kapal utama yang membawa 20 orang didampingi sejumlah kapal berukuran lebih kecil meninggalkan pelabuhan nelayan Gaza City.

Namun, muncul sejumlah pernyataan berbeda terkait tujuan aksi ini.

Baca juga: Turki Sebut AS Turut Bertanggung Jawab Atas Bentrok di Jalur Gaza

Sebagian penyelenggara mengatakan, aksi ini adalah upaya menjebol blokade laut yang diberlakukan Israel. Saat ini nelayan Gaza hanya boleh melaut dalam jarak maksimal 16 kilometer dari pantai.

Sementara, sebagian orang lainnya mengatakan, aksi ini hanya sekadar protes sedangkan para peserta ingin mereka berlayar melampaui batas yang ditetapkan Israel.

Sejauh ini belum diketahui respon militer Israel terkait masalah ini. Pihak militer Israel juga belum memberikan komentar.

Sebelumnya, AD Israel mengatakan, setidaknya 25 peluru mortir ditembakkan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel, meski sebagian besar bisa dirontokkan sistem pertahanan Iron Dome.

Satu peluru jatuh di dekat sebuah taman kanak-kanak. Beruntung tak ada anak-anak di tempat itu saat peluru mortar jatuh.

Baca juga: Bentrokan di Jalur Gaza, 37 Orang Palestina Tewas, 1.700 Terluka

Serangan itu adalah yang terbesar yang pernah dilakukan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel sejak Perang 2014.

Akibat serangan itu, PM Israel Benyamin Netanyahu berjanji akan melakukan pembalasan.

Sudah lebih dari satu dekade Jalur Gaza mengalami blokade. Israel mengatakan, blokade harus dilakukan agar Hamas tak bisa memperoleh pasokan senjata untuk menyerang Israel.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X