Kompas.com - 29/05/2018, 14:04 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un AFP/Mandel Ngan and Ed JonesPresiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Persiapan pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un diliputi tekanan.

Pejabat Gedung Putih mendeskripsikan mereka berjibaku dengan waktu untuk memastikan pertemuan di Singapura pada 12 Juni mendatang berlangsung sesuai jadwal.

"Presiden menekan para pembantunya untuk terus bergerak sesuai jadwal. Meski, staf penasihat keamanan nasional berkata waktunya tidak cukup," kata pejabat itu dilansir CNN Senin (28/5/2018).

Sejumlah staf senior dikerahkan ke Korea Selatan (Korsel) dan Singapura untuk mempersiapkan pertemuan puncak dua pemimpin tersebut.

Baca juga: Sebelum Jumpa Kim Jong Un, Trump Dijadwalkan Bertemu PM Jepang

Di Korsel, tim negosiator yang dipimpin Sung Kim bertemu dengan delegasi Korut di zona demiliterisasi Panmunjom sejak Senin.

Negosiasi awal tersebut untuk menentukan agenda apa yang bakal dibawa Trump dan Kim ketika mereka bertemu empat mata 12 Juni nanti.

Tujuan utama dari dialog di Panmunjom adalah menentukan kerangka waktu kapan Kim bakal melakukan denuklirisasi, dan apa yang bisa diberikan AS sebagai balasan.

Dua kali pertemuan antara Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan Kim tidak menjelaskan secara spesifik bentuk denuklirisasi yang diinginkan.

Max Baucus, mantan Duta Besar AS untuk Beijing 2014-2017 berkata, agenda denuklirisasi kemungkinan bakal dibicarakan pada pertemuan di bulan atau tahun mendatang.

"Namun, melihat keduanya berjabat tangan mungkin bakal menjadi sesuatu yang positif. Saya berharap pertemuan itu bakal menjadi langkah awal untuk negosiasi yang lebih konkret," kata Baucus.

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X