Kompas.com - 28/05/2018, 22:47 WIB
Wali Kota Dimitrovgrad, Aleksei Koshayev. via Radio Free EuropeWali Kota Dimitrovgrad, Aleksei Koshayev.

DIMITROVGRAD, KOMPAS.com - Seorang jurnalis di Rusia, melapor kepada polisi setelah dia disika secara fisik oleh Wali Kota Dimitrovgrad.

Dilaporkan Radio Free Europe Senin (28/5/2018), Kyaman Kichemaikin, jurnalis itu, berkata Wali Kota Aleksei Koshayev menyerangnya dua kali.

Koshayev menyerangnya karena dia tidak berdiri ketika lagu kebangsaan Rusia dikumandangkan saat pasukan perbatasan Rusia pekan lalu (23/5/2018).

Kichemaikin mengaku sedang fokus mengerjakan artikelnya, sehingga dia tidak mendengarkan ketika lagu kebangsaan terdengar.

Baca juga: Meski Dilarang, Pemain Rusia Nyanyikan Lagu Kebangsaan

Setelah itu, Koshayev mendekatinya, dan mengutukinya sembari meneriakinya sebagai pengkhianat. Kemudian, si wali kota memukulnya dua kali di kepala.

Koshayev membantah telah melakukan kekerasan fisik terhadap Kichemaikin. Namun, dia mengaku sudah meneriakinya pengkhianat.

Di akun Facebook-nya, dia bercerita bahwa dia menggunakan kesempatannya berpidato untuk mengkritik Kichemaikin yang dianggap tidak menghormati pahlawan yang gugur mempertahankan Rusia.

"Dalam pendapat saya, dia adalah pengkhianat idelisme kami, dan telah mengkhianati kenangan akan jasa para pahlawan," ujar Kichemaikin.

Mantan pasukan penerjun payung itu kemudian menuduh Kichemaikin melakukan aksi provokatif, dan balik melaporkannya dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Keesokan harinya, Koshayev mengunggah laporan dari sebuah televisi lokal yang memperlihatkan Kichemaikin telah ditegur dua kali.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.