Kompas.com - 28/05/2018, 15:43 WIB

Kamp balon

Ketika dia menjadi pengamat resmi Pasukan Uni selama Perang Sipil Amerika, dia mengunjungi kamp balon Thaddeus SC Lowe. Kunjungan tersebut menginspirasi minatnya pada aeronautika atau ilmu penerbangan.

Dalam catatan harian yang bertanggal 25 Maret 1874, dia menulis tentang ide pertamanya tentang balon kemudi besar. Sebuah pesawat yang juga dapat digunakan dalam peperangan.

Pada 1891, Zeppelin mulai fokus mewujudkan kapal udara itu dengan menyusun material dengan kerangka dari alumunium dan dibungkus dengan kain, mesin serta baling-baling udara.

Setelah banyak melewati masalah pendanaan, bahan yang tepat dan dukungan di pemerintahan, Zeppelin membangun pesawat udara pertamanya yang kaku, LZ 1, pada 17 Juni 1898.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Nicolaus Copernicus, Penemu Teori Heliosentris

Pada 2 Juli 1900, Zeppelin melakukan penerbangan pertama dengan LZ 1 di atas Danau Konstanz dekat Friedrichshafen di Jerman selatan. Penerbangan tidak sepenuhnya sukses dan  Zeppelin terpaksa menghentikan pekerjaannya untuk sementara waktu.

Kaisar Wilhelm II lantas mencibirnya sebagai manusia paling bodoh di Jerman selatan.

Pesawat kedua dan ketiga

Zeppelin tak menyerah. Kemudian, dia membangun kapal udara kedua dibuat dengan bantuan Raja Wurttemberg. Tetapi, uji coba tidak memuaskan ditambah armada yang rusak oleh angin di malam hari dan harus dibongkar.

Pesawat berikutnya, LZ 3, merupakan pesawat Zeppelin pertama yang sukses, penerbangan pertamanya pada 9 Oktober 1906 selama 25 jam.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.