Kompas.com - 25/05/2018, 12:00 WIB

LITTLE ROCK, KOMPAS.com - Kepolisian Arkansas di Amerika Serikat menemukan kerangka mayat seorang gadis yang hilang sejak 2015 di dalam pipa pembuangan di sebuah taman.

Dilansir dari ABC News, Kamis (24/5/2018), kerangka tersebut diidentifikasi bernama Ebby Steppach (18) yang dilaporkan hilang pada Oktober 2015.

Penyidik kepolisian Tommy Hudson mengatakan penyelidikan baru terhadap kasus ini dimulai pada Mei lalu.

Penyelidikan lebih lanjut kembali dilakukan di Taman Chalamont. Tim investigasi mengirim robot ke dalam pipa dan penggalian area yang sebelumnya tidak bisa diakses dari pipa itu.

Baca juga: Simpan Pistol di Dalam Oven, Pria di AS Terkena Dua Tembakan

Padahal sebelumnya, polisi telah menemukan mobil milik Steppach terparkir di dekat pipa tersebut.

Pada Selasa (22/5/2018), polisi menemukan kerangka manusia pada dan kemudian membawanya ke laboratorium untuk diidentifikasi.

Penemuan kerangka Steppach sangat mengejutkan sebab sebelumnya polisi sudah melakukan pencarian di Taman Chalamont.

Anjing pelacak mencari keberadaan Steppach di taman itu selama tiga hari.

"Anjing tidak menemukan jenis bau apa pun yang akan menuntun kami untuk yakin Steppach ada di area itu," kata Hudson.

Dalam sebuah grup Facebook yang didedikasikan bagi pencarian Steppach, keluarganya merilis pernyataan bahwa kerangka yang ditemukan di pipa merupakan Ebby Steppach.

"Kisah Ebby lebih dari 30 bulan terakhir telah menyentuh banyak kehidupan," tulis unggahan keluarga Steppach.

Baca juga: Angka Kelahiran Bayi di AS Terendah sejak 1987

Sebelum menghilang, gadis itu sempat berbicara dengan adiknya melalui sambungan telepon. Dia terdengar kebingungan dengan mengatakan dirinya tersesat dan tidak tahu berada di mana atau dengan siapa saat itu.

Hampir tiga tahun, orangtuanya mencari bantuan dengan menawarkan hadiah 50.000 dollar AS atau sekitar Rp 700 juta bagi yang memiliki informasi keberadaan Steppach.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.