Dinyatakan Tak Bersalah Usai Dipenjara 25 Tahun, Pria Ini Tuntut Ganti Rugi Rp 37 M

Kompas.com - 25/05/2018, 03:33 WIB
Liu Zhonglin, korban salah tangkap atas kasus pembunuhan telah menghabiskan waktu di penjara selama lebih dari 25 tahun sebelum dikeluarkan dan dibebaskan dari tuduhan. SCMP / THEPAPER.cnLiu Zhonglin, korban salah tangkap atas kasus pembunuhan telah menghabiskan waktu di penjara selama lebih dari 25 tahun sebelum dikeluarkan dan dibebaskan dari tuduhan.

BEIJING, KOMPAS.com - Seorang pria di China menuntut ganti rugi sebesar 17 juta yuan (sekitar Rp 37,7 miliar) terhadap pengadilan yang telah membuatnya menghabiskan lebih dari 25 tahun di dalam penjara karena salah tangkap.

Diberitakan Thepaper.cn, Liu Zhonglin, ditangkap pada Oktober 1990 karena dituduh sebagai pelaku pembunuhan seorang remaja.

Liu ditahan ketika masih berusia 22 tahun. Ketika itu dia menemukan jenazah seorang remaja perempuan di lahan pertanian di kampung halamannya, Desa Huimin, provinsi Jilin.

Jenazah tersebut kemudian diidentifikasi sebagai Zheng Dianrong, berusia 19 tahun, yang telah menghilang selama satu tahun.

Liu yang menjadi tersangka pelaku kemudian dinyatakan bersalah pada 1994 dan dijatuhi hukuman mati, namun kemudian diubah menjadi penjara seumur hidup.

Baca juga: Tak Bersalah, tetapi Dipenjara 31 Tahun, Pria AS Dapat Rp 13,5 Miliar

Yakin dirinya tidak bersalah, Liu terus memperjuangkan banding selama 9.218 hidupnya di balik jeruji.

Hingga akhirnya pada tahun 2012, atau setelah 22 tahun, Pengadilan Tinggi Jilin bersedia memeriksa kembali kasus ini. Namun Liu belum dibebaskan.

Barulah pada Januari 2016, pengadilan memutuskan untuk mengeluarkan Liu dengan pemeriksaan yang masih dilanjutkan. Dua tahun berselang, tepatnya 20 April 2018, Liu baru dinyatakan tidak bersalah.

Pengadilan menyatakan fakta yang ada tidak cukup memadai dan bukti juga tidak jelas, termasuk yang menunjukkan Liu sebagai pelaku. Namun pelaku pembunuhan yang sebenarnya juga belum ditemukan.

Meski telah bebas, hal itu belum cukup bagi Liu yang telah menghabiskan masa lebih dari 25 tahun di balik jeruji. Dia pun melayangkan gugatan kompensasi pada Rabu (23/5/2018).

Halaman:


Sumber SCMP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X