Kompas.com - 24/05/2018, 21:19 WIB
 Maria Exposto tersenyum saat tiba di pengadilan. (ABC News/Adam Harvey)
Adam Harvey Maria Exposto tersenyum saat tiba di pengadilan. (ABC News/Adam Harvey)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perempuan warga negara Australia yang menjadi terdakwa kasus narkoba dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Banding Malaysia.

Desember 2017 lalu, Maria Elvira Pinto Exposto dinyatakan tidak bersalah dalam kepemilikan 1,1 kilogram sabu kristal.

Dalam putusannya, hakim menyatakan Exposto benar-benar tidak tahu kalau tas yang dibawanya dari seorang pria bernama Daniel Smith berisi narkoba.

Baca juga: Warga Australia Terdakwa Narkoba di Malaysia Lolos dari Hukuman Mati

Jaksa kemudian mengajukan banding, dan dilaporkan The Telegraph Kamis (24/5/2018), Pengadilan Banding menganulir putusan sebelumnya.

Pengacara Exposto, Muhammad Shafee Abdullah, menyatakan sangat terkejut dan marah dengan keputusan pengadilan banding tersebut.

"Saya kira bakal berakhir baik. Ternyata tidak. Saya pastikan klien saya akan menempuh kasasi di Mahkamah Agung Malaysia," kata Shafee.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nenek berusia 54 tahun tersebut ditangkap petugas bea cukai pada Desember 2014 ketika tengah transit di Kuala Lumpur.

Sebelumnya, dia bertolak ke Shanghai, China, demi menemui Smith yang mengklaim diri sebagai tentara Amerika Serikat (AS).

Namun, sesampainya di sana, Exposto tidak berjumpa dengan Smith. Malah, dia bertemu dengan seorang pria yang memberinya tas.

Si pria misterius itu meminta agar tas tersebut dibawa ke Australia. Ketika di Kuala Lumpur, dia salah masuk ke bagian imigrasi.

Secara sukarela, dia menyerahkan tas yang diberikan pria misterius tersebut sebagai bagian pemeriksaan bea cukai, dan ditemukan narkoba itu.

Di Malaysia, siapa pun yang ketahuan membawa 50 gram sabu, maka dia sudah bisa dikategorikan sebagai pengedar, dan dijatuhi hukuman gantung jika terbukti bersalah.

Baca juga: Selundupkan Narkoba, Wanita Australia Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.