Korea Utara Resmi Hancurkan Situs Nuklir Punggye-ri

Kompas.com - 24/05/2018, 18:25 WIB
Situs nuklir milik Korea Utara Punggye-ri ketika dipotret pada Rabu (23/5/2018). via Sky NewsSitus nuklir milik Korea Utara Punggye-ri ketika dipotret pada Rabu (23/5/2018).

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara ( Korut) dilaporkan telah resmi menghancurkan situs uji coba nuklirnya yang terletak di Punggye-ri Kamis (24/5/2018).

Jurnalis Sky News, Tom Cheshire, mengatakan kalau sebelumnya mereka menempuh perjalanan ke Punggye-ri selama 12 jam dengan kereta.

Cheshire merupakan salah satu dari sekitar 20 jurnalis asing yang diundang secara khusus untuk menyaksikan penghancurkan situs tersebut.

Dalam keterangannya, dia koleganya menaiki kereta yang kacanya sengaja dihitamkan, dan menempuh perjalanan selama 12 jam.

Baca juga: Korea Utara Dilaporkan Bakal Hancurkan Situs Nuklirnya Besok

Kemudian mereka harus naik mobil selama satu jam sebelum sampai di lokasi. "Kami melihat penghancuran itu dari jarak sekitar 500 meter," kata Cheshire.

Setelah seorang pejabat Korut meneriakkan hitungan mundur, ledakan besar terjadi di mana para jurnalis merasakan panas dan debu yang menerpa mereka.

Adapun Yonhap melaporkan, ledakan pertama terjadi pada pukul 11.00 waktu setempat di terowongan bawah tanah bagian utara.

Kemudian pada pukul 14.00, Korut meledakkan dua terowongan lain, barak, dan fasilitas penunjang yang ada di Punggye-ri.

"Belum diketahui apakah penutupan situs tersebut juga dihadiri oleh Pemimpin Kim Jong Un," ujar Yonhap dalam reportasenya.

Para jurnalis asing yang terdiri dari Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS), China, Rusia, dan Inggris, diundang dalam penghancuran situs.

Situs itu telah melaksanakan lima dari enam uji coba nuklir sejak Oktober 2006, dengan uji coba terakhir terjadi pada 3 September 2017.

Saat itu, negara komunis tersebut mencoba bom hidrogen (termonuklir) yang diklaim sebagai senjata terkuat mereka.

Penutupan Punggye-ri merupakan komitmen yang dilakukan oleh Korut untuk melakukan denuklirisasi di kawasan Semenanjung Korea.

Selain itu, penghancuran tersebut terjadi jelang pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Kim yang dijadwalkan bakal digelar di Singapura, 12 Juni nanti.

Baca juga: Mengenal Punggye-ri, Situs Uji Coba Nuklir Korea Utara yang Misterius

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X