Iran Sampaikan 4 Tuntutan Perjanjian Nuklir kepada Sekutu AS

Kompas.com - 24/05/2018, 17:16 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri), dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. via Sky NewsPresiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri), dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

TEHERAN, KOMPAS.COM - Iran menyampaikan tuntutan kepada negara besar Eropa jika ingin Iran tidak memulai kembali memperkuat nuklirnya.

Dilansir BBC Rabu (23/5/2018), tuntutan tersebut disampaikan langsung oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Dia mengatakannya setelah Amerika Serikat ( AS) memutuskan keluar dari perjanjian nuklir 2015 pada 8 Mei yang lalu.

Teheran menyatakan, mereka bersedia untuk mempertahankan perjanjian bernama Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA). Asalkan, negara yang lain tidak keluar.

Baca juga: Ini 12 Tuntutan AS yang Wajib Dipenuhi Iran agar Bebas dari Sanksi

Berikut merupakan tiga tuntutan yang disampaikan oleh Khamenei kepada Perancis, Jerman, dan Inggris selaku pihak yang meneken perjanjian tersebut.

1. Bank Eropa harus menjamin perdagangan dengan Iran. Kami tidak ingin memulai konflik dengan mereka. Namun, di sisi lain kami juga tidak percaya," kata Khamenei.

2. Tiga negara berkuasa itu harus melindungi penjualan minyak Iran dari sanksi AS, dan Khamenei meminta mereka untuk tetap membeli minyak mentah Iran.

3. Tiga negara itu tidak boleh memulai negosiasi dengan Iran terkait program rudal balistik maupun aktivitas mereka di Timur Tengah.

4. Tiga negara harus menyuarakan pendapat untuk menentang sanksi AS. "Mereka (AS) berulang kali melanggar perjanjian internasional," kecam Khamenei.

Pemimpin 78 tahun itu melanjutkan, mereka sudah tidak berminat untuk melanjutkan kerja sama dengan Negeri "Paman Sam:.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X