Jadwal Sidang Kepagian, Mugabe Batal Hadir di Parlemen Zimbabwe

Kompas.com - 24/05/2018, 14:02 WIB
Mantan presiden Zimbabwe, Robert Mugabe. Jekesai NJIKIZANA / AFP Mantan presiden Zimbabwe, Robert Mugabe.
|

HARARE, KOMPAS.com - Mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe tidak muncul dalam sidang parlemen untuk membahas korupsi di  pertambangan berlian.

Politisi berusia 94 tahun itu diundang untuk hadir dalam sidang yang dimulai pada Rabu (24/5/2018) pada pukul 09.00 waktu setempat, tetapi Mugabe tidak hadir dan parlemen harus menjadwal ulang sidang.

Ketua Komite Temba Mliswa, seorang politisi independen, mengatakan bahwa parlemen menyadari bahwa pukul 09.00 memang terlalu pagi bagi Mugabe untuk datang ke parlemen.

Dalam penjadwalan ulang, sidang akan digelar pada Senin pekan depan pada pukul 14.00 waktu setempat. Namun, belum diperoleh kabar soal kehadiran Mugabe.

Baca juga: Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Para anggota parlemen ingin mengetahui klaim pada 2016 yang menyebut Zimbabwe kehilangan pendapatan sebesar 15 miliar dolar AS akibat korupsi dan eksploitasi asing di sektor pertambangan berlian.

"Kami bukan ingin mempermalukan dia, kami berharap Mugabe punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Sehingga pada Senin depan kami harap dia bisa hadir," ujar Mliswa yang menambahkan Mugabe memang tak wajib memenuhi undangan ini.

Zimbabwe pertama kali menemukan cadangan berlian di Chiadzwa, wilayah timur negeri itu, sekitar 10 tahun lalu.

Kemudian, pemerintah Zimbabwe mengizinkan sejumlah perusahaan berlian untuk beoperasi di kawasan tersebut.

Sebagian besar perusahaan yang beroperasi adalah perusahaan patungan pemerintan Zimbabwe dan China.

Baca juga: Istri Robert Mugabe Diduga Lakukan Bisnis Penyelundupan Gading Gajah

Namun, ekploitasi tambang berlian ini menuai kecaman aktivis HAM karena aparat keamanan dianggap melakukan kekerasan untuk mengendalikanlokasi tambang berlian.

Sejauh ini parlemen Zimbabwe sudah memanggil sejumlah mantan menteri, kepala polisi, dan kepala badan intelijen terkait industri berlian di Chiadzwa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Daily Mail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X