Kapal Pengangkut Harta Karun Bernilai Rp 240 Triliun Ditemukan

Kompas.com - 23/05/2018, 12:46 WIB
Dalam lukisan Samuel Scott (1702-1778) ini menggambarkan tenggelamnya kapal Spanyol, San Jose di tangan armada Inggris pada 28 Mei 1708 di Cartagena, Kolombia. WikipediaDalam lukisan Samuel Scott (1702-1778) ini menggambarkan tenggelamnya kapal Spanyol, San Jose di tangan armada Inggris pada 28 Mei 1708 di Cartagena, Kolombia.
|

BOGOTA, KOMPAS.com - Sekelompok ilmuwan asal AS menemukan sebuah kapal layar Spanyol yang tenggelam lebih dari 300 tahun lalu di Laut Karibia.

Luar biasanya, kapal San Jose ini membawa harta bernilai lebih dari 12,6 miliar poundsterling atau lebih dari Rp 240 triliun.

Kapal ini sebenarnya sudah ditemukan tiga tahun lalu, tetapi saat itu tidak banyak informasi yang diberikan kepada publik.

Kapal layar tiga tiang yang dipersenjatai 62 meriam itu tenggelam pada Juni 1708, dalam pertempuran dengan kapal-kapal Inggris. Saat tenggelam 600 orang awaknya tewas.

Baca juga: Bocah 13 Tahun Temukan Harta Karun Raja Legendaris Denmark

Muatan kapal ini yaitu emas, perak, dan permata yang dianggap amat berharga. Sayangnya hingga tiga tahun lalu lokasi tenggelamnya San Jose tetap menjadi misteri.

Kapal itu ditemukan dengan menggunakan wahana bawah laut yang dioperasikan Institusi Oseanografi Woods Hole (WHOI).

Pada 2015, pemerintah Kolombia mengumumkan penemuan San Jose tetapi rincian masalah tersebut baru dirilispekan ini seizin lembaga-lembaga yang terlibat dalam penemuan tersebut.

"Kami menahan informasi ini demi menghormati pemerintah Kolombia," kata Rob Munier, wakil presiden fasilitas kelautan dan operasi WHOI.

Lembaga yang berbasis di AS ini dilibatkan dalam pencarian San Jose karena pengalamannya dalam eksplorasi bawah laut.

Pada 2011, wahana bawah air WHOI, Remus 6000, membantu pencarian puing-puing Air France 447, yang jatuh pada 2009 beberapa ratus kilometer dari pesisir Brasil.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X