Sebabkan Kebakaran Hutan, Seorang Remaja Didenda Rp 508 Miliar

Kompas.com - 23/05/2018, 04:31 WIB
Kebakaran hutan yang terjadi di Oregon, September 2017 lalu telah menghanguskan lahan seluas lebih dari 7.000 hektar. THE WASHINGTON POSTKebakaran hutan yang terjadi di Oregon, September 2017 lalu telah menghanguskan lahan seluas lebih dari 7.000 hektar.

OREGON, KOMPAS.com - Seorang remaja berusia 15 tahun dijatuhi hukuman membayar ganti rugi hingga 36 juta dollar AS (sekitar Rp 508 miliar) setelah mengaku menjadi penyebab terjadinya kebakaran besar di hutan liar di Oregon, AS pada September 2017 lalu.

Keputusan tersebut dibacakan hakim pengadilan di Hood River, Oregon, dalam persidangan yang digelar pada Senin (21/5/2018).

Hakim tersebut, membuat keputusan itu setelah meninjau kesesuaian dengan undang-undang yang berlaku, memaksakan denda yang sangat besar kepada anak di bawah umur.

Hakim mengatakan, remaja itu tetap harus membayar ganti rugi tersebut meski dengan cara dicicil. Demikian diberitakan The Oregonian dilansir New York Post.

Baca juga: Kebakaran Hutan di Sydney Diduga akibat Kesengajaan

"Saya cukup puas dengan perintah ganti rugi dalam kasus ini yang menunjukkan beratnya pelanggaran yang dilakukan oleh remaja itu," kata Hakim John A Olson dalam catatan keputusan ganti rugi tersebut.

Dia menambahkan, ganti rugi sebesar 36 juta dollar AS yang dibebankan sudah sangat proporsional dengan pelanggaran yang dilakukannya, serta tidak melebihi nilai kerusakan yang ditimbulkan akibat tindakan remaja itu.

Sementara pihak pengacara terdakwa, sanksi yang dijatuhkan kepada kliennya terlalu tidak masuk akal, terutama dalam besaran ganti rugi yang menurutnya absurd dan konyol.

Kebakaran besar yang melanda hutan liar di Oregon pada 5 September 2017 lalu menghanguskan lahan seluas lebih dari 7.000 hektar.

Kerugian akibat kebakaran di antaranya dialami Departemen Kehutanan AS sebesar 21 juta dollar (Rp 296 miliar), Departemen Trasportasi Oregon sebesar 12,5 jta dollar (Rp 176 miliar), serta masing-masing kerugian 1 juta dollar (Rp 14 miliar) untuk Pemadam Kebakaran Oregon dan Perusahaan Perkeretaapian Union Pacific.

Baca juga: Kebakaran Hutan Landa Wilayah Australia, 70 Rumah dan Bangunan Hancur

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Internasional
Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Internasional
Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

Internasional
Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X