Bangladesh Tiru Cara Filipina dalam Perangi Peredaran Narkoba

Kompas.com - 22/05/2018, 18:06 WIB
Personel pasukan elite Rapid Action Batallion (RAB) yang dilibatkan dalam pemberantasan narkoba di Bangladesh. www.rab.gov.bdPersonel pasukan elite Rapid Action Batallion (RAB) yang dilibatkan dalam pemberantasan narkoba di Bangladesh.
|

DHAKA, KOMPAS.com - Kepolisian Bangladesh menembak mati 13 tersangka pengedar narkoba dan menangkap ribuan lainnya dalam sebuah kampanye pemberantasan peredaran narkoba di negeri itu.

Dalam dua penggerebekan terpisah pada Minggu dan Selasa, pasukan elite Batalion Reaksi Cepat (RAB) mengakui telah menewaskan 13 orang tersangka pengedar.

Sementara, 2.300 tersangka lainnya ditangkap dan ditahan menyusul penggerebekan intensif sejak awal Mei lalu.

RAB juga sukses menyita obat-obatan terlarang bernilai lebih dri 2,5 juta dolar AS atau sekitar Rp 35 miliar.

Baca juga: Peredaran Narkoba 250 Kg, Penerima Tinggal Bawa Mobil AVP Berisi Sabu 20 Kg

Pekan lalu, pemerintah Bangladesh memperingatkan para pengedar agar menyerah atau menghadapi tindakan tegas aparat penegak hukum.

Kepolisian Bangladesh bertekad untuk membersihkan jalanan dari obat-obatan terlarang, terutama yaba, sebuah jenis pil yang terbuat dari kafein dan metamfetamin.

Dalam dua penggerebekan terakhir, RAB menegaskan, para tersangka pengedar tewas dalam baku tembak.

Namun, banyak kalangan membandingkan aksi RAB ini dengan kepolisian Filipina yang dituduh sangat enteng dalam menghabisi nyawa tersangka pengedar narkoba.

"Kami sudah berbicara dengan keluarga para tersangka. Mereka mengatakan, para tersangka dibunuh secara ekstrajudisial," kata Nasirudin Elan, dari organisasi HAM Odhikar.

Pemerintah Bangladesh kesulitan mengendalikan banjir yaba di wilayah yang dekat dengan perbatasan Myanmar, tempat jutaan pil murah itu diproduksi.

Kepolisian Bangladesh mengatakan, banjir yaba tahun lalu sebagian karena dibawa para pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari kejaran tentara Myanmar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X