Kompas.com - 22/05/2018, 17:00 WIB
Sir Arthur Conan Doyle, pencipta karakter Sherlock Holmes. Walter Benington via WikipediaSir Arthur Conan Doyle, pencipta karakter Sherlock Holmes.

KOMPAS.com - Bagi Anda yang menyukai kisah-kisah detektif Sherlock Holmes, pastinya mengetahui dengan pasti sang pengarang, Sir Arthur Conan Doyle.

Doyle merupakan penulis novel fiksi ilmiah berkebangsaan Skotlandia. Total dia menulis 60 cerita detektif tentang Holmes dan asisten setianya, Watson.

Berikut merupakan biografi dari novelis yang sempat berprofesi sebagai dokter tersebut.

Baca juga: Deg-degan... Mengintip Masa Remaja Sherlock Holmes!

1. Masa Muda
Arthur Ignatius Conan Doyle dilahirkan di Edinburgh 22 Mei 1859, dan merupakan anak kedua pasangan Charles Altamont Doyle dan Mary Foley Doyle.

Pada 1864, keluarganya harus tersebar karena ketergantungan Charles akan alkohol dikhawatirkan bakal mengancam keselamatan anak-anaknya.

Mereka kembali bersatu tiga tahun berselang, dan tinggal di rumah petak sederhana. Charles meninggal pada 1893 akibat sakit.

Ditopang oleh pamannya yang kaya, Doyle kecil dikirim ke Inggris, dan menjalani pendidikan ala Jesuit di Lancashire selama delapan tahun.

Pada usia sembilan tahun, Doyle bersekolah di sekolah persiapan Jesuit di Hodder Place, Stonyhurst pada 1868-1870.

Kemudian dia menempuh pendidikan di Stonyhurst College hingga 1875. Lalu 1875-1876, dia bersekolah di Stella Matutina di Feldkirch, Austria.

Setelah kembali ke Edinburgh, atas saran seorang pria bernama Dr Bryan Charles Waller, Doyle berkuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Edinburgh.

Dia menerima Sarjana Kedokteran, dan kemudian gelar spesialis di bidang bedah pada 1881, dan Doktoral di Bidang Medis (MD) empat tahun kemudian.

Baca juga: Pengin Bisa Analisis seperti Conan dan Sherlock Holmes?

2. Karir di Dunia Kedokteran
Sebelum lulus, Doyle sempat menjadi dokter di kapal penangkap ikan asal Greenland, Hope of Peterhead, pada 1881.

Di 1882, Doyle membuka usaha praktik dengan teman sekelasnya, George Turnavine Budd di Plymouth. Namun, hubungan mereka kemudian merenggang, dan Doyle memutuskan keluar dari sana.

Dia lalu pindah ke Portsmouth Juni 1882, dan membuka praktik di Elm Grove, Southsea. Sambil menunggu pasien, dia mulai menulis fiksi.

Awal 1891, dia mengambil studi ophthalmology, atau ilmu yang mempelajari mata. Sempat mengambil pendidikan dasar di Rumah Sakit Mata Portsmouth, dia memperdalam ilmunya ke Wina.

Di Wina, Doyle memutuskan keluar setelah dia merasa kesulitan dengan berbagai istilah medis berbahasa Jerman yang diajarkan di sana.

Dia lalu mengunjungi Paris, Perancis, dan belajar kepada ahli penyakit mata setempat, Edmund Landolt, sebelum memutuskan ke London.

Berbekal ilmu yang didapat, Doyle membuka kantor konsultasi mata di tempat yang kini bernama 2 Devonshire Place.

Namun dalam otobiografinya, Doyle berkata bahwa usahanya menjadi dokter mata kandas karena tidak ada satu pun pasien yang datang.

Baca juga: Naskah Sherlock Holmes 3 Mulai Digarap

3. Karir sebagai Novelis dan Lahirnya Sherlock Holmes
Ketika masih berkuliah di fakultas kedokteran, Doyle mengenal dosennya, Dr Joseph Bell, yang ahli dalam memberi diagnosis hanya melihat kondisi pasien.

Sosok Bell menjadi inspirasi Doyle menciptakan karakter Sherlock Holmes. Seorang detektif yang dingin, logis, namun penuh kalkulasi.

Kemunculan pertama Holmes dan asistennya, Watson, terjadi di novel berjudul A Study in Scarlet yang diterbitkan pada 1887.

Dalam suratnya kepada Bell di 1892, Doyle menulis kalau dia berhutang banya kepasda Bell atas karakter Holmes tersebut.

"Segala ajaran soal deduksi dan observasi yang Anda tanamkan telah membantu saya untuk menjadi seorang pria," kata Doyle dalam suratnya.

Baca juga: Kematian Palsu Sherlock Holmes Dibeberkan

Pujian akan Sherlock Holmes disuarakan Robert Louis Stevenson, novelis yang paling dikenal akan karyanya, Strange Case of Dr Jekyll and Mr Hyde.

"Saya memuji Anda akan karakter Sherlock Holmes yang menarik dan berbakat. Mungkinkah dia teman lama saya, Joe Bell?" tanya Stevenson.

Doyle kemudian menulis novel kedua tentang Holmes, The Sign of the Four, yang diterbitkan tiga tahun berselang.

Perasaan Doyle akan karakter Holmes bercampur aduk. Ketika menulis surat kepada ibunya di November 1891, dia berpikir untuk "membunuh" Holmes.

"Sebab, dia telah membuat pikiran saya tersita dari hal-hal positif," ucap Doyle. Ibunya langsung memperingatkannya agar tidak melakukannya.

Untuk membuat penerbit menjauhinya, Doyle kemudian menaikkan bayaran serta royaltinya. Di luar dugaan, mereka bersedia memenuhi keinginannya.

Pada Desember 1893, Doyle membuat Holmes dan musuh utamanya, Profesor James Moriarty, tewas di cerita pendek The Final Problem.

Namun, kemarahan publik pasca-terbitnya cerita itu membuat Doyle memunculkan kembali Holmes dalam novel The Hound of the Baskervilles yang terbit 1901.

Di 1903, Doyle kembali menulis cerita pendek berjudul The Adventure of the Empty House, dan mengisahkan bahwa hanya Moriarty yang tewas.

Hingga 1927, total Doyle sudah menulis 56 cerita pendek dan empat novel yang mengisahkan tentang petualangan Holmes.

Selain Holmes, awalnya Doyle menulis The Mystery of Cloomber yang merupakan novel pertamanya, dan terbit pada 1888.

Kemudian dia juga menulis pengalamannya ketika masih menjadi dokter kapal dalam cerita pendek berjudul The Captain of the Pole-Star dan J Habakuk Jephson's Statement.

Sepanjang 1888-1906, Doyle menulis tujuh novel historis. Salah satunya adalah The Lost World, kisah petualangan di lembah Amazon yang dihuni makhluk pra-sejarah.

Baca juga: Karakter Sherlock Holmes Bebas Dipakai Tanpa Lisensi

4. Kehidupan Pribadi
Di 1885, Doyle menikah dengan Louisa Hawkins, putri dari J Hawkins yang masih terhitung saudara dari salah satu pasiennya.

Hawkins meninggal dunia pada 4 Juli 1906 karena menderita tuberkulosis. Dia lalu menikah dengan Jean Elizabeth Leckie.

Dari dua pernikahan tersebut, Doyle mempunyai lima orang anak. Semuanya meninggal tanpa memberikan cucu bagi dia.

5. Kematian
Doyle meninggal dunia pada 7 Juli 1930 di Crowborough, Sussex Utara, setelah menderita rasa sakit yang hebat di dadanya.

Pada saat terakhirnya, dia sempat berkata kepada istrinya "Engkau cantik sekali" sebelum wafat dalam usia 71 tahun.

Terdapat kontroversi ketika dia hendak dikuburkan. Sebagai penganut paham Spiritual, awalnya Doyle dimakamkan di taman Windlesham pada 11 Juli 1930.

Dia lalu dipindahkan di pemakaman gereja Minstead di New Forest, Hampshire, dan dibaringkan bersama-sama istrinya.

Baca juga: Lian Gouw, Novelis di San Mateo yang Tulis Perjuangan Tionghoa-Indonesia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X