Kompas.com - 22/05/2018, 15:26 WIB
Pasukan keamanan Afghanistan berjaga di dekat lokasi ledakan bom bunuh diri di Kabul, Jumat (9/3/2018). AFP/SHAH MARAIPasukan keamanan Afghanistan berjaga di dekat lokasi ledakan bom bunuh diri di Kabul, Jumat (9/3/2018).

KABUL, KOMPAS.com - Kelompok militan Taliban mengeluarkan peringatan kepada warga di Kabul, Afghanistan agar mereka menjauhi pusat-pusat militer di kota itu.

Taliban mengumumkan bahwa mereka tengah merencanakan untuk melakukan lebih banyak serangan terhadap militer Afghanistan dan peringatan kepada warga dilakukan demi mencegah timbulnya korban dari warga sipil.

Melansir dari AFP, ini bukan kali pertama Taliban memberikan peringatan sebelum melancarkan serangan.

Baca juga: ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri yang Tewaskan 57 Orang di Kabul

Salah satunya ketika kelompok itu berencana mengambil alih kota Farah di Afghanistan selatan pekan lalu yang berakhir dengan kegagalan.

PBB menyebut ibu kota Kabul telah menjadi kota yang paling mematikan bagi warga sipil di Afghanistan, di mana kelompok ISIS juga telah meningkatkan serangan.

Dalam peringatannya, Taliban mengatakan tengah merencanakan lebih banyak serangan terhadap pusat militer dan intelijen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena itu, untuk menghindari jatuhnya korban sipil dan hanya menyebabkan kerusakan pada target militer musuh, kami meminta warga Kabul untuk menjauh."

"Kami tidak ingin ada satu pun warga sipil yang tidak bersalah terbunuh," tulis pernyataan Taliban yang dirilis online.

Menanggapi peringatan Taliban, Kementerian Pertahanan mengatakan, kepolisian dan tentara siap melindungi warga dengan segala cara, serta tidak akan mengizinkan militan mencapai tujuan mereka.

Dalam peringatannya, Taliban tidak menjelaskan lebih rinci terkait pusat militer dan intelijen.

Baca juga: Serangan di Akademi Militer Kabul, 2 Prajurit Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.