Tabrakan di Ketinggian 1.500 Meter, Dua Penerjun Payung Tewas

Kompas.com - 22/05/2018, 12:59 WIB
Terjun payung. ThinkstockTerjun payung.
|

MOSKWA, KOMPAS.com — Dua orang penerjun payung tewas setelah bertabrakan di udara usai melompat dari sebuah pesawat terbang di ketinggian 5.000 kaki atau sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut.

Sebuah video yang tersebar di media sosial memperlihatkan kedua penerjun payung itu "beradu kepala" di langit wilayah Tatarstan, Rusia.

Akibat kecepatan tinggi usai melompat dari pesawat, tabrakan itu membuat kedua orang tersebut kehilangan kesadaran.

Baca juga: Cerita Prajurit TNI Lamar Kekasih Seusai Terjun Payung, Jatuh Cinta dari Facebook

Saat bertabrakan, salah satu penerjun baru saja membuka parasutnya, sedangkan yang lain sedang bersiap melakukan hal yang sama.

Setelah bertabrakan dan kehilangan kesadaran, kedua pria itu terseret parasut dan jatuh terempas ke tanah.

Satu penerjun tewas seketika, sementara yang lain meninggal dunia di rumah sakit beberapa jam kemudian.

Kedua penerjun payung itu teridentifikasi bernama Rushan Sibgatulin (34) dan Oleg Schelkanov (48). Keduanya adalah anggota tim terjun payung di distrik Menzelinsky.

Keduanya adalah atlet berpengalaman yang masing-masing sudah melakukan lebih dari 600 kali terjun payung. Insiden itu kini sedang diselidiki Komite Investigasi Rusia.

Baca juga: Angin Kencang, Seorang Penerjun Payung Mendarat di Atas Ruko



Sumber Mirror
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X