China Bantah Lakukan Militerisasi ke Laut China Selatan

Kompas.com - 22/05/2018, 11:23 WIB
Pesawat pembom H-6K milik China didampingi dua jet tempur Su-35 yang beberapa waktu lalu dilaporkan telah melakukan latihan pendaratan di pulau terumbu karang di Laut China Selatan. SCMP / XINHUAPesawat pembom H-6K milik China didampingi dua jet tempur Su-35 yang beberapa waktu lalu dilaporkan telah melakukan latihan pendaratan di pulau terumbu karang di Laut China Selatan.

BEIJING, KOMPAS.com - Beijing membantah tuduhan yang menyebut tindakannya mendaratkan armada pembom ke pangkalan udaranya di perairan sengketa sebagai tindakan militerisasi.

China, pada Jumat (18/5/2018), untuk pertama kalinya berhasil mendaratkan beberapa armada udaranya, termasuk pesawat pembom H-6K ke sebuah pangkalan di pulau karang di Laut China Selatan.

Langkah Beijing tersebut langsung disebut memicu kekhawatiran internasional terutama AS.

Juru bicara Departemen Pertahanan AS telah mengecam tindakan China dan menyebutnya sebagai langkah militerisasi terhadap wilayah yang disengketakan di Laut China Selatan.

Namun pemerintah China dengan segera membantah kekhawatiran bahwa telah terjadi peningkatan ketegangan di kawasan tersebut.

Baca juga: Beijing Kirim Pesawat Pembom dalam Latihan di Laut China Selatan

"Kepulauan di Laut China Selatan adalah bagian dari teritori China," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Lu Kang, Senin (21/5/2018).

Lu mengatakan, pergerakan pesawat udaranya, termasuk pembom H-6K, ke wilayah tersebut sebagai bagian dari latihan normal militer China.

Dia pun balas mengatakan bahwa AS yang mengirimkan kapal perang dan pesawat tempurnya ke wilayah lain justru yang telah menimbulkan bahaya bagi negara lain.

Menurut Pusat Studi Internasional dan Strategis, yang bermarkas di AS, latihan lepas landas dan pendaratan telah dilakukan militer China di Pulau Woody.

Pulau yang oleh otoritas China disebut Pulau Yonxing tersebut merupakan rumah bagi pangkalan China terbesar di Kepulauan Paracel (Xisha) yang selama ini masih dalam sengketa dengan Vietnam dan Taiwan.

China telah membuat pulau buatan di wilayah yang disengketakan di Laut China Selatan sejak 2013.

Di sana, mereka membuat pangkalan udara yang lengkap dengan sistem radar dan fasilitas angkatan laut lainnya.

Baca juga: China, Rusia, dan Eropa Bahas Kesepakatan Baru untuk Iran

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X