Kompas.com - 21/05/2018, 23:33 WIB
Tentara pasukan yang setia pada Presiden Bashar al Assad terlihat berada di dekat bus yang membawa anggota kelompok pemberontak beserta keluarganya dari kamp pengungsian di Yarmouk di Damaskus, Senin (30/4/2018). AL ARABIYA/REUTERSTentara pasukan yang setia pada Presiden Bashar al Assad terlihat berada di dekat bus yang membawa anggota kelompok pemberontak beserta keluarganya dari kamp pengungsian di Yarmouk di Damaskus, Senin (30/4/2018).

DAMASKUS, KOMPAS.com - Militer Suriah mengumumkan telah menguasai sepenuhnya ibu kota Damaskus dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Pengumuman itu disampaikan setelah tercapai gencatan antara pemerintah Suriah dengan ISIS pada akhir pekan kemarin.

Dilaporkan AFP Senin (21/5/2018), Oberservasi HAM di Suriah menyampaikan adanya proses evakuasi anggota dan keluarganya dari selatan Damaskus.

Ketua observasi, Rami Abdel Rahman menjelaskan, terdapat 32 bus yang mengangkut 1.600 orang sejak Minggu (20/5/2018) hingga Senin.

Baca juga: Angkat Kaki dari Damaskus, Anggota ISIS Diangkut Pakai 6 Bus

Mereka diperkirakan menuju ke wilayah Badiyah. "Di kawasan gurun itu, ISIS masih mempunyai kantong pertahanan," ulas Rahman.

Dalam keterangan resmi, militer Suriah menyatakan terusirnya ISIS berkat serangan yang dilaksanakan sejak 19 April lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dibantu oleh milisi Palestina, mereka mengincar basis pertahanan ISIS di Distrik Yarmouk, Tadamun, Qadam, serta Hajar al-Aswad.

"Saat ini, kami berhasil mengontrol sepenuhnya ibu kota Damaskus dan daerah di sekitarnya," demikian pernyataan militer.

"Perjuangan kami tidak akan selesai hingga dipastikan seluruh wilayah Suriah dibersihkan dari mereka," lanjut militer.

Rahman melanjutkan, setelah rombongan ISIS meninggalkan Yarmouk, tentara Suriah masuk ke Yarmouk, dan melakukan operasi penyisiran.

Yarmouk merupakan kamp pengungsi Palestina terbesar di Suriah. Keberhasilan merebut daerah itu menjadi prestasi bagi pemerintahan Bashar al-Assad.

Sebab, untuk pertama kali sejak Perang Suriah berkecamuk di 2011, mereka berhasil mengamankan sepenuhnya Damaskus.

Sebelumnya, ISIS berada di Damaskus selatan sejak 2015 dan berkembang dalam beberapa tahun terakhir dari Yarmouk ke Tadamun, dan distrik terdekat Hajar al-Aswad serta Qadam.

Baca juga: Kominfo Telah Blokir Situs Buletin ISIS Berbahasa Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
5 Mitos dan Fakta Meninggalkan Anak dalam Mobil yang Tertutup
5 Mitos dan Fakta Meninggalkan Anak...
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.