Kompas.com - 21/05/2018, 20:31 WIB
Ilustrasi Pembunuhan JITETIlustrasi Pembunuhan
|

NEW DELHI, KOMPAS.com - Menerima gaji sebenarnya adalah hak setiap orang yang bekerja. Namun, seorang pembantu rumah tangga di India tewas dibunuh majikannya gara-gara meminta gajinya.

Soni Kumari (16) disalurkan ke sebuah keluarga oleh perusahaan penyedia tenaga asisten rumah tangga di New Delhi, India.

Namun, setelah bekerja selama lebih dari setahun Kumari belum menerima sepeser pun uang hasil keringatnya itu.

Uang yang seharusnya menjadi haknya malah masuk ke kantong Manjeet Singh Karketa (30), pemilik perusahaan penyalur pembantu rumah tangga.

Baca juga: Melawan Saat Akan Diperkosa, Perempuan India Dihajar hingga Babak Belur

Akhirnya, Kumari memberanikan diri untuk meminta uang hasil jerih payahnya itu. Namun, hal tersebut malah membuat Karketa murka dan membunuh Kumari.

Karketa mencekik Kumari hingga tewas dan demi menghilankan jejak, pria itu memutilasi tubuh remaja perempuan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepolisian New Delhi menjelaskan, Karketa dan dua temannya menjalankan tempat penyalur tenaga kerja. Mereka mempekerjakan anak-anak perempuan dari kawasan miskin atau pedesaan untuk menjadi pembantu di kediaman warga New Delhi.

Tiga tahun lalu, Karketa dan dua temannya itu berhasil membujuk Kumari untuk meninggalkan kampung halamannya di negara bagian Jharkhand. Demikian dikabarkan harian The Indian Express.

Setibanya di New Delhi, Karketa menyalurkan Kumari ke sebuah keluarga dengan gaji sebanyak 6.000 rupee atau sekitar Rp 1,2 juta per bulan.

Namun, uang gaji itu tak langsung diterima Kumari tetapi masuk ke kantong pemilik perusahaan penyalur PRT milik Karketa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.