Kompas.com - 21/05/2018, 13:21 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Hingga bulan Mei di tahun 2018 ini, tercatat telah ada lebih banyak korban tewas akibat insiden penembakan di sekolah AS dibandingkan dengan kematian anggota militer di wilayah misi.

Mengutip Metro.co.uk, hal tersebut menjadikan berangkat ke sekolah di AS tahun ini lebih mematikan daripada tentara yang menjalankan misi militer di medan perang.

Media AS melaporkan, sepanjang 2018, sudah ada 29 korban tewas di sekolah akibat kasus penembakan dengan sebagian besar adalah siswa. Sementara hanya ada 13 laporan kematian anggota militer dalam periode yang sama.

Jumlah kematian dan penembakan di sekolah selama 2018 bahkan lebih tinggi dibandingkan yang pernah terjadi dalam rentang waktu yang sama selama 17 tahun terakhir.

Baca juga: Penembakan Kembali Terjadi di Sekolah AS, 10 Orang Tewas

Sejak tahun 2000 hingga 2017 tercatat total ada 36 korban meninggal akibat kasus penembakan di sekolah.

Namun sejak memasuki tahun 2018, telah terjadi 16 kasus penembakan mematikan di sekolah di AS dengan total 29 korban tewas.

Sementara tercatat hanya ada tujuh insiden fatal di militer.

Dilaporkan Washington Post, tujuh insiden tersebut terjadi saat kecelakaan helikopter yang jatuh di Irak, dengan tiga di antaranya tidak berkaitan dengan pertempuran.

Laporan tersebut didapatkan surat kabar itu dengan membandingkan sendiri data jumlah korban akibat penembakan di sekolah dengan angka-angka dari Departemen Pertahanan AS yang meliputi kematian anggota pasukan tempur maupun nontempur.

Terakhir, kasus penembakan massal di sekolah AS terjadi pada Jumat (18/5/2018), di SMA Santa Fe, Texas, menewaskan 10 orang.

Baca juga: 20 Tahun Terakhir Penembakan Sekolah di AS Terus Meningkat

Pelaku adalah remaja berusia 17 tahun, bernama Dimitrios Pagourtzis. Dia membawa senapan shotgun dan revolver, serta ditemukan bahan peledak.

Insiden tersebut terjadi hanya berselang tiga bulan setelah penembakan massal di SMA Marjory Stoneman Douglas di Parkland, Florida, pada 14 Februari yang menewaskan 17 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.