Kompas.com - 21/05/2018, 11:59 WIB

MADHYA PRADESH, KOMPAS.com - Seorang pria yang dituduh telah membunuh sapi dikeroyok sekelompok orang hingga tewas di India tengah.

Dilaporkan kepolisian setempat pada Minggu (20/5/2018) tindakan main hakim sendiri hingga berujung kematian seseorang tersebut diduga lantaran korban yang telah membunuh hewan yang dianggap sakral oleh umat Hindu.

Siraj Khan (45) yang berprofesi sebagai tukang jahit, diserang oleh sekelompok orang di Satna, negara bagian Madhya Pradesh, pada Jumat (18/5/2018).

"Korban meninggal di lokasi pengeroyokan," kata petugas polisi setempat, Arvind Tiwari kepada AFP.

Baca juga: Diinjak-injak Sapi Seberat Satu Ton, Atlet Rodeo Asal Brasil Tewas

Saat kejadian, korban tengah bersama dengan temannya, Shakeel Maqbool, yang juga diserang dan kini dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Setelah mendapat laporan akan insiden pengeroyokan tersebut, kepolisian mengerahkan hingga 400 petugas tambahan ke distrik Satna pada Sabtu (19/5/2018) dan memperluas penyelidikan. Demikian dilaporkan harian Press Trust of India.

"Kami telah menahan empat orang dan mereka telah dikirim ke tahanan pengadilan. Kami masih melakukan penyelidikan terkait apa yang memicu pengeroyokan itu," kata Tiwari.

Petugas menambahkan, di lokasi kejadian turut ditemukan daging dan bangkai sapi. Namun demikian tidak langsung dikaitkan dengan kejadian karena penyelidikan masih berlangsung.

Umat Hindu memang menganggap suci dan melarang penyembelihan sapi. Perdagangan dan konsumsi daging sapi juga telah dilarang disebagian besar negara bagian di India.

Di Madhya Pradesh, tindakan membunuh atau menyembelih sapi dapat dihukum dengan penjara maksimal tujuh tahun. Di negara bagian lain bahkan ada yang menerapkan hukuman penjara seumur hidup.

Baca juga: Bebas Berkeliaran, Sapi di India Telan Puluhan Kilogram Plastik

Kasus pembunuhan yang melibatkan daging sapi di India juga terjadi tahun lalu, saat seorang peternak sapi ditemukan tewas di pinggir jalan karena mengangkut sapi.

Selain itu, seorang remaja ditikam hingga tewas di kereta yang penuh sesak setelah kedapatan membawa daging sapi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.