Angkat Kaki dari Damaskus, Anggota ISIS Diangkut Pakai 6 Bus

Kompas.com - 21/05/2018, 03:38 WIB
Pintu masuk ke kamp pengungsi Palestina Yarmouk di Damaskus, Suriah. electronicintifada.netPintu masuk ke kamp pengungsi Palestina Yarmouk di Damaskus, Suriah.

DAMASKUS, KOMPAS.com — Kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) kian terdesak. Pada Minggu (20/5/2018) pagi, anggota ISIS angkat kaki dari Damaskus, Suriah, dengan menggunakan enam unit bus.

Kepala Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia Rami Abdel Rahman menyatakan, bus menuju timur ke arah gurun Suriah yang luas, di mana ISIS masih menguasai beberapa wilayah.

"Saat fajar, enam bus berisi anggota ISIS dan keluarga mereka meninggalkan kamp pengungsi Palestina Yarmuk dan distrik Tadamun yang berdekatan," katanya, seperti dilansir AFP.

Baca juga: ISIS Rilis Poster Cara Lakukan Aksi Teror di Piala Dunia

Lembaga yang berbasis di Inggris ini tidak memiliki rincian tentang jumlah pasti anggota ISIS yang pergi meninggalkan Damaskus dengan diangkut bus.

Perginya ISIS dari wilayah ibu kota Suriah itu merupakan hasil dari pencapaian kesepakatan untuk mengakhiri serangan pasukan pemerintah dalam sebulan terakhir guna mengusir ISIS dari posisi terakhirnya di Damaskus selatan.

Pasukan pendukung pemerintah, khususnya milisi Palestina, telah bertempur sejak 19 April lalu untuk merebut kembali Yarmuk, Tadamun, dan distrik terdekat Qadam serta Hajar al-Aswad dari pendudukan ISIS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Serangan itu menewaskan lebih dari 250 pasukan pemerintah dan 233 anggota ISIS.

Pertempuran mereda sekitar tengah hari pada Sabtu (19/5/2018) di tengah laporan mengenai kesepakatan evakuasi yang bisa dicapai.

Media Pemerintah Suriah pada Minggu (20/5/2018) membantah evakuasi anggota ISIS yang terjadi di Hajar al-Aswad, tetapi tidak menyebutkan keberangkatan dari Yarmuk atau Tadamun.

Baca juga: Komandan ISIS Pembakar Pilot Jordania Ditangkap di Irak

Setelah distrik berkembang sehingga menaikkan jumlah penduduk menjadi sekitar 160.000 orang Palestina dan Suriah, populasi Yarmuk telah menurun drastis kini hanya beberapa ratus orang.

Sebelumnya, ISIS berada di Damaskus selatan sejak 2015 dan berkembang dalam beberapa tahun terakhir dari Yarmuk ke Tadamun, dan distrik terdekat Hajar al-Aswad serta Qadam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.