Kompas.com - 19/05/2018, 14:48 WIB

BEIJING, KOMPAS.com - Angkatan Udara Pasukan Pembebasan Rakyat China (PLA) untuk pertama kalinya telah mendaratkan pesawat terbangnya di sebuah pulau terumbu karang di kawasan Laut China Selatan.

Departemen Pertahanan AS memandang tindakan tersebut telah meningkatkan ketegangan di kawasan itu.

Juru Bicara Pentagon, Letnan Kolonel Christopher Logan menyebut, latihan yang dilakukan China sebagai tindakan militerisasi lanjutan di atas wilayah yang disengketakan di Laut China Selatan.

Melalui keterangan resminya, China melaporkan bahwa pesawat pembomnya, termasuk tipe pembom nuklir H-6K, telah berhasil melakukan latihan lepas landas dan pendaratan di sebuah pulau terumbu karang.

Baca juga: Rusia Siap Uji Coba Pesawat Pembom Terbarunya

"Latihan yang dilakukan telah meningkatkan kemampuan angkatan udara dalam menjangkau seluruh wilayah, serta menyerang dalam waktu dan ruang secara menyeluruh," tulis pernyataan Angkatan Udara China, Jumat (18/5/2018).

Pakar militer China, Wang Minliang mengatakan, pelatihan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemampuan tempur angkatan udara dalam menghadapi segala ancaman keamanan laut.

Diberitakan People's Daily, sebuah video yang menampilkan saat latihan H-6K diunggah di media sosial, memperlihatkan saat pesawat itu lepas landas, mendarat, dan terbang.

Ahli Keamanan China, Bonnie Glaser dari Pusat Studi Strategis Internasional di Washington mengatakan lokasi pendaratan H-6K yang terekam dalam video diyakini adalah Pulau Yongxing, tempat pemerintahan kota Sansha berada.

Kota tersebut didirikan Beijing pada 2012 yang berfungsi mengelola wilayah kepulauan Xisha, Zhongsha dan Nansha.

"Saya percaya ini adalah pertama kalinya pesawat pembom mendarat di Laut China Selatan," kata Glaser.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.