Putin Senang Mantan Agen Ganda Rusia Telah Sehat - Kompas.com

Putin Senang Mantan Agen Ganda Rusia Telah Sehat

Kompas.com - 18/05/2018, 21:36 WIB
President Vladimir Putin usai menggelar jumpa pers di markas kampanyenya di Moskwa, pada 18 Maret 2018. Sergei CHIRIKOV / POOL / AFP President Vladimir Putin usai menggelar jumpa pers di markas kampanyenya di Moskwa, pada 18 Maret 2018.

SOCHI, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengaku bersyukur dengan kabar mantan agen ganda bernama Sergei Skripal telah keluar dari rumah sakit.

Pernyataan tersebut disampaikan Putin dalam konferensi pers gabungan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel, seperti dilansir AFP Jumat (18/5/2018).

Sebelumnya, Skripal dilaporkan telah meninggalkan Rumah Sakit Distrik Salisbury, Inggris, setelah menjalani perawatan selama dua bulan.

Dia dan putrinya, Yulia, ditemukan dalam kondisi tidak sadar pada sebuah bangku di Salisbury pada 4 Maret yang lalu.


Baca juga: Mantan Agen Ganda Rusia Dikabarkan Keluar dari Rumah Sakit

Dari tubuh keduanya, dokter menembukan senyawa bernama Novichok. Senyawa tersebut merupakan racun saraf buatan Uni Soviet yang diklaim paling mematikan di dunia.

Hubungan Rusia dan Inggris kemudian memburuk dengan London menuding Negeri "Beruang Merah" itu menjadi dalang usaha pembunuhan Skripal.

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, kemudian memerintahkan pengusiran terhadap 23 orang diplomat Rusia (14/3/2018).

Langkah Inggris kemudian diikuti oleh negara lain di dunia. Total, ada 151 diplomat yang harus angkat kaki dari 27 negara di dunia.

Putin berkata, jika Skripal memang terkena Novichok, tentu pria berusia 66 tahun tersebut bakal tewas saat itu juga.

"Syukur kepada Tuhan dia berhasil sembuh dan keluar dari rumah sakit. Tuhan mengaruniakan kepadanya kondisi prima," beber Putin.

Presiden yang sudah menjabat hampir dua dekade itu melanjutkan, Kremlin telah menawarkan bantuan kepada Inggris untuk menginvestigasi kasus tersebut.

"Sejauh ini, mereka (Inggris) belum merespon. Namun, tawaran kami masih terbuka," lanjut mantan agen KGB (dinas rahasia Uni Soviet) itu.

Skripal ditangkap pada Desember 2004 setelah sebelumnya dia menjual informasi kepada MI5, atau badan rahasia Inggris.

Dia kemudian dibebaskan pada 9 Juli 2010 sebagai bagian dari program pertukaran tahanan dengan 10 agen rahasia Rusia yang ditangkap Amerika Serikat (AS).

Sebelum Skripal keluar, Yulia lebih dahulu dilaporkan telah meninggalkan rumah sakit sejak 10 April yang lalu.

Baca juga: Putri Mantan Agen Ganda Rusia Dikabarkan Keluar dari Rumah Sakit


Terkini Lainnya

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional
Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Nasional
Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Regional
Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Regional
Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Regional
Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Regional
Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Edukasi
Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Regional
Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Edukasi
Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Regional
Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Megapolitan
Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Internasional
Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Nasional
Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Megapolitan

Close Ads X