2 Pelajar di Nigeria Disiksa karena Terlambat Sekolah

Kompas.com - 18/05/2018, 15:37 WIB
Seorang anak yang diikat di batangan kayu. Dia disiksa bersama seorang murid perempuan lainnya karena terlambat ke sekolah. Punch via BBCSeorang anak yang diikat di batangan kayu. Dia disiksa bersama seorang murid perempuan lainnya karena terlambat ke sekolah.

LAGOS, KOMPAS.com - Kepolisian di Ayetoro, Nigeria, menahan tiga orang dari sebuah sekolah karena melakukan penyiksaan terhadap murid-muridnya.

Dua murid di Sekolah Metorite, satu pria dan satu perempuan, diikat, dan kemudian disiksa karena mereka terlambat datang ke sekolah.

Diwartakan harian Nigeria Punch via BBC Kamis (17/5/2018), seorang polisi yang bernama Livinus tengah berpatroli pada Rabu pagi (16/5/2018) waktu setempat.

Dia kemudian melihat dua siswa tersebut tengah terikat di depan sekolah. Setelah memperkenalkan diri sebagai polisi, Livinus meminta mereka dibebaskan.

Baca juga: Menolak Dinikahkan, Remaja di AS Disiksa Orangtuanya

Si pemilik sekolah, Afolayan Joseph, menolak karena itu adalah hukuman atas keterlambatan mereka. Dia berujar tidak ada yang bisa mengubah keputusannya.

Karena itu, Livinus kemudian mencoba untuk melepaskan ikatan mereka. "Ketika saya melakukannya, tiba-tiba pemilik sekolah dan dua orang lainnya memukuli saya," ungkapnya.

Saat Livinus berusaha kembali ke mobil untuk mengambil borgol, Joseph dan dua orang lainnya menahan rekannya, Omaje Iremi, dan kemudian mencambuknya.

Livinus lalu memanggil bala bantuan dari Pos Polisi Itele, dan kemudian langsung menangkap Joseph beserta dua pelaku lainnya.

Juru bicara Kepolisian Ogun, Abimbola Oyeyemi berujar kalau pelaku terdiri dari pemilik, kepala sekolah, dan guru senior.

Ketiga pelaku tersebut telah ditahan, dan bakal segera dijerat dengan tuduhan melakukan penyiksaan kepada dua orang muridnya.

"Apa yang mereka lakukan adalah tindakan barbar, tidak dibenarkan, dan tentu saja tidak akan ditoleransi di masa depan," kata Oyeyemi.

Baca juga: Terlambat, Penumpang Coba Buka Pintu Pesawat dari Luar secara Paksa



Sumber BBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X